18 September 2016, 10:58:00 WIB

Membangun Kemandirian Ekonomi Jambi Dengan Hilirisasi: Bag 1. Sesat Pikir Hilirisasi

Membangun Kemandirian Ekonomi Jambi Dengan Hilirisasi: Bag 1. Sesat Pikir Hilirisasi
Ilustrasi sesat pikir

Hilirisasi bukan gagasan baru. Pada 2010 lalu ditahun pertama masa Gubernur HBA, hilirisasi telah menjadi satu program unggulannya dengan konsep pembangunan Kawasan Strategis Ujung Jabung (KSUJ).

Tahun 2015, disahkan Perda yang mengatur KSUJ (No.4 tahun 2015) bersinergi dengan Perda RTRW Provinsi Jambi  (No.10/tahun 2013). Untuk elaborasi gagasan hilirisasi ini saja, butuh waktu lima tahun menuangkannya dalam bentuk regulasi.

Sayang, dalam perjalanannya Perda ini seperti terlalu berat menanggung harapan lalu pingsan dan kini butuh untuk dibangunkan. Perbedaan visi politik HBA-Zola menambah berat pelaksanaan perda KSUJ.

Dimasa Gubernur Zola, gagasan hilirisasi kembali direproduksi. Janji politiknya untuk menjaga harkat hidup para petani karet dan sawit dari bulan-bulanan pasar global dijawabnya dengan Hilirisasi.

Ada kilat harap dimata 60 persen penduduk Jambi itu. Ada mimpi yang disemai diatas kekecewaaan atas rezim lama yang selalu berkeluh tak berdaya atas tekanan harga dunia. 

Sayangnya, dalam RPJMD 2016-2021 tak juga tersaji apa yang dalam kampanye-kampanye kerap dijanjikan. Hasrat politik begitu dominan ketika  Kawasan Strategis Ujung Jabung "lenyap" dan berganti sebuah entitas baru bernama "KEK" Kawasan Ekonomi Khusus disebuah tempat yang berbeda.  

Aneh bin ajaib, seakan Hilirisasi sepenuhnya adalah gagasan tentang sebuah "Kawasan".

Ada sesat pikir yang perlu diluruskan. Ada tahapan yang terlalu loncat dalam penetapan Perda Kawasan Strategis Ujung Jabung. Sesat pikir ini diawali dengan asumsi bahwa hilirisasi membutuhkan sebuah kawasan khusus industri pengolahan yang tersentra di satu lokasi.

Konsep hilirisasi yang demikian memang tidak salah, namun juga sekaligus tidak implementatif ditengah kondisi ekonomi Jambi yang runyam.

KSUJ yang kini berubah menjadi KEK tentu memakan banyak biaya. Penyiapan infrastruktur meliputi kelayakan jalan, ketersediaan pasokan listrik, kesiapan pelabuhan internasional dan penyangganya, kelancaran pasokan bahan baku, perangkat teknologi pengolahan dan lain-lain.

Jika keseluruhan langkah hilirisasi dengan konsep seperti ini dihitung 100, maka Jambi hari ini masih merangkak di titik Nol. Jambi yang kini dihadapkan pada defisit anggaran akan kehabisan energi sebelum bisa mewujudkannya. Hilirisasi akan segera berubah menjadi bintang yang terlalu tinggi untuk digapai jemari.

Konsep Hilirisasi yang seperti ini harus dikantongi tapi tidak diabaikan. Jambi butuh gagasan hilirisasi alternatif dengan memanfaatkan sumber daya yang ada, bukan sumber daya yang harus ada.

Saksikan Imcdialog Jambi TV  malam ini, mulai pukul 20.00 sd 22.00, dengan tema “MEMBANGUN KEMANDIRIAN EKONOMI JAMBI DENGAN HILIRISASI” memfasilitasi para pemangku kepentingan untuk membedah dan mendorong gagasan-gagasan alternative percepatan pelaksanaan hilirisasi. (Bisa disaksikan lewat streaming jambi tv di http://stream.jambitv.net/)

Seperti orang bijak berkata, sebuah gagasan yang bermutu butuh tindakan untuk menjadikannya tetap bermutu. (Na)

 

 

 

 

 


Komentar

Berita Terkini

Indeks
3 jam yang lalu

Panglima TNI Beri Pangkat Luar Biasa 58 Prajurit Penumpas KKB

IMCNews.ID, Jakarta - Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menegaskan operasi penumpasan Kelompok Kriminal Bersenjata-Tentara Pembebasan...
4 jam yang lalu

Wapres Dianugerahi Gelar Sri Perdana Mahkota Negara

IMCNews.ID, Jakarta - Wakil Presiden Jusuf Kalla dianugerahi gelar adat Melayu "Sri Perdana Mahkota Negara" oleh Lembaga Adat Melayu (LAM) Kepulauan...
5 jam yang lalu

KPU diminta Tidak Jadikan Sipol Jadi Instrumen Utama Loloskan Parpol

IMCNews.ID, Jakarta - Proses sistem informasi partai politik (Sipol) kerap menjadi lahan polemik saat pendaftaran pemilu. Ketua Kode Inisiatif Veri...
5 jam yang lalu

Polisi Periksa Pemuda yang Cekoki Anggur Merah ke Kuda Nil

IMCNews.ID, Bogor - Polres Bogor menindaklanjuti kasus pemberian minuman keras jenis anggur merah terhadap satwa di Taman Safari Indonesia (TSI) yang...
5 jam yang lalu

Pemberi Anggur Merah ke Kuda Nil Dijerat Pasal Penganiayaan Hewan

IMCNews.ID, Bogor - Pihak Taman Safari Indonesia (TSI) secara resmi melaporkan tiga pengunjung TSI yang memberikan minuman keras kepada tiga satwa di...
15 Oktober 2016 - 19:02:00 WIB Dibaca: 74264 kali

Kompleks WTC Batanghari Ambruk

07 April 2017 - 18:15:28 WIB Dibaca: 64686 kali

VIRAL!! Ini Dia Video Bentrok Sales Oppo & Vivo

03 Juni 2017 - 20:50:27 WIB Dibaca: 61670 kali

181 ASN Lulus Adm Lelang Jabatan Pemprov Jambi, Ini Dia Nama-namanya

11 Agustus 2016 - 22:10:30 WIB Dibaca: 40171 kali

Breaking News: Ketua DPRD Sarolangun Ditangkap Nyabu

26 Agustus 2016 - 21:56:00 WIB Dibaca: 36774 kali

Rektor Marah Dan Bubarkan Perpeloncoan di Opspek

24 Mei 2016 - 20:15:09 WIB Dibaca: 35149 kali

Ini Dia, Pahlawan Lalu Lintas Kota Jambi

01 Agustus 2016 - 13:02:11 WIB Dibaca: 34639 kali

Alamak: Usai Nyabu, Ketua PAN Batanghari Ditangkap BNN

26 Juli 2017 - 16:07:38 WIB Dibaca: 31315 kali

Cantiknya Ibu Bhayangkari Selingkuhannya Oknum Perwira Polres di Jambi

19 November 2017 - 16:34:41 WIB

Wapres Dianugerahi Gelar Sri Perdana Mahkota Negara

19 November 2017 - 14:43:32 WIB

YLKI: Polda Sumut Usut Kuliner Dicampur Narkoba

19 November 2017 - 14:41:38 WIB

Biaya Promosi Ajang MotoGP Bisa Capai Rp 1 Triliun

19 November 2017 - 14:39:35 WIB

Cara Wong Sumsel Gaet Investor MotoGP

19 November 2017 - 14:15:52 WIB

Bandar Narkoba Asal Malaysia Kabur dari Rutan