11 Januari 2017, 21:18:29 WIB

KPK Akan Sita Aset Hasil Korupsi e-KTP

KPK Akan Sita Aset Hasil Korupsi e-KTP
ILUSTRASI. (istimewa)

IMCNews.ID, Jakarta - Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Febri Diansyah mengatakan KPK akan menyita aset hasil korupsi dugaan tindak pidana korupsi pengadaan paket KTP berbasis nomor induk kependudukan secara nasional (KTP-E).

"Akan dilakukan kalau dibutuhkan," kata Febri di gedung KPK, Jakarta, Rabu.

Menurutnya, dari indikasi kerugian negara dari kasus korupsi KTP-E sebesar Rp2,3 triliun yang dihitung Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), pihaknya mempunyai uraian lengkap dari mana kerugian itu berasal.

Namun, Febri tidak merinci lebih lanjut dari mana kerugian tersebut berasal.

"Baik aliran dana ke swasta maupun perorangan, kami punya rincian ke mana saja. Saat ini penyidik masih fokus pemeriksaan saksi-saksi, kami fokus ke sana tetapi kami pastikan aset-aset dan kekayaan terkait hal itu akan dilakukan penyitaan," ucap Febri.

KPK pun belum bisa memastikan berapa rekening yang diblokir dari kasus KTP-E tersebut. "Kami akan sampaikan pada update berikutnya termasuk kalau dilakukan kegiatan lain di bidang pencegahan," ucap Febri.

Sudah ada dua tersangka dalam kasus ini yaitu mantan Direktur Jenderal Kependudukan dan Catatan Sipil Kemendagri Irman dan mantan Direktur Pengelola Informasi Administrasi Kependudukan Ditjen Dukcapil Kemendagri sekaligus Pejabat Pembuat Komitmen Sugiharto.

Irman dan Sugiharto dijerat dengan Pasal 2 Ayat 1 atau Pasal 3 UU Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 Ayat 1 ke-1 jo Pasal 64 Ayat 1 KUHP.

Irman diduga melakukan penggelembungan harga dalam perkara ini dengan kewenangan yang ia miliki sebagai Kuasa Pengguna Anggaran (KPA).

Berdasarkan perhitungan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), kerugian negara akibat kasus korupsi KTP-E itu adalah Rp2,3 triliun karena penggelembungan harga dari total nilai anggaran sebesar Rp6 triliun.

Sumber: Antara


Komentar

Berita Terkini

Indeks
17 menit yang lalu

Ihsan Yunus Pertanyakan Menteri BUMN Izinkan Pertamina Jual Aset Tanpa Sepengetahuan DPR

IMCNews.ID, Jambi - Komisi VI DPR RI, Kamis, 19 Juli 2018, melakukan rapat kerja dengan beberapa kementrian. Diantaranya, Kementrian Perindustrian,...
7 jam yang lalu

Kapolri Usulkan UU Perlindungan Penegak Hukum

IMCNews.ID, Jakarta- Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian mengusulkan adanya undang-undang untuk perlindungan penegak hukum karena berpotensi mendapat...
7 jam yang lalu

Politikus Golkar Fayakhun Kembalikan Rp2 Miliar

IMCNews.ID, Jakarta - Anggota DPR Komisi III non-aktif dari fraksi Partai Golkar Fayakhun Andriadi mengembalikan uang Rp2 miliar secara tunai kepada...
7 jam yang lalu

Gubernur Aceh Bantah Terima Aliran Dana Doka

IMCNews.ID, Jakarta - Gubernur Aceh Irwandi Yusuf membantah pernah menerima aliran dana dari Dana Otonomi Khusus Aceh (DOKA) Tahun Anggaran 2018 pada...
7 jam yang lalu

Tujuh Petinggi Demokrat NTB Eksodus ke PAN

IMCNews.ID, Mataram - Tujuh kader Partai Demokrat di Provinsi Nusa Tenggara Barat ramai-ramai eksodus ke Partai Amanat Nasional (PAN). Tujuh kader...
15 Oktober 2016 - 19:02:00 WIB Dibaca: 76031 kali

Kompleks WTC Batanghari Ambruk

07 April 2017 - 18:15:28 WIB Dibaca: 66019 kali

VIRAL!! Ini Dia Video Bentrok Sales Oppo & Vivo

03 Juni 2017 - 20:50:27 WIB Dibaca: 62980 kali

181 ASN Lulus Adm Lelang Jabatan Pemprov Jambi, Ini Dia Nama-namanya

02 Januari 2018 - 12:12:55 WIB Dibaca: 58820 kali

Ternyata Ini Penyebab Utuhnya Jasad Ismiati Setelah Dikubur 13 Tahun

11 Agustus 2016 - 22:10:30 WIB Dibaca: 41008 kali

Breaking News: Ketua DPRD Sarolangun Ditangkap Nyabu

26 Agustus 2016 - 21:56:00 WIB Dibaca: 37510 kali

Rektor Marah Dan Bubarkan Perpeloncoan di Opspek

24 Mei 2016 - 20:15:09 WIB Dibaca: 35947 kali

Ini Dia, Pahlawan Lalu Lintas Kota Jambi

01 Agustus 2016 - 13:02:11 WIB Dibaca: 35588 kali

Alamak: Usai Nyabu, Ketua PAN Batanghari Ditangkap BNN

26 Juli 2017 - 16:07:38 WIB Dibaca: 34209 kali

Cantiknya Ibu Bhayangkari Selingkuhannya Oknum Perwira Polres di Jambi

20 Juli 2018 - 00:33:34 WIB

Kapolri Usulkan UU Perlindungan Penegak Hukum

20 Juli 2018 - 00:29:46 WIB

Gubernur Aceh Bantah Terima Aliran Dana Doka

20 Juli 2018 - 00:11:52 WIB

Tujuh Petinggi Demokrat NTB Eksodus ke PAN

20 Juli 2018 - 00:07:45 WIB

Jambi Berpeluang Jadi Tuan Rumah Tds 2019

20 Juli 2018 - 00:04:57 WIB

Pengurus Yayasan Tak Digaji, Digugat ke MK

19 Juli 2018 - 23:57:37 WIB

Osamu Iwaba Pamit dari Mitsubishi Indonesia