11 Juli 2018, 18:47:56 WIB

KPAI Minta Evaluasi Kebijakan PPDB 2018

KPAI Minta Evaluasi Kebijakan PPDB 2018
Ilustrasi. (dok)

IMCNews.ID, Jakarta - Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mendorong adanya evaluasi kebijakan penerimaan peserta didik baru (PPDB) 2018, baik dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) maupun dinas pendidikan di seluruh Tanah Air.

"Kami minta agar, kebijakan yang tertuang dalam Permendikbud 14/2018 agar lebih dapat menyesuaikan kondisi lapangan di berbagai daerah sehingga tahun depan ada perbaikan dalam sistem PPDB," ujar Anggota Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Retno Listyarti di Jakarta, Rabu (11/7).

Pihaknya juga mendorong sosilisasi yang masif dan waktu sosialisasi yang panjang terkait sistem PPDB agar dinas-dinas pendidikan dan masyarakat memahami kebijakan PPDB.

Selain itu, KPAI mendorong pemerintah pusat maupun pemerintah daerah untuk memenuhi standar nasional pendidikan merata di seluruh sekolah dan membangun sekolah-sekolah negeri baru di wilayah-wilayah zonasi yang sekolah negerinya minim.

"Kelemahan utama sistem zonasi adalah tidak meratanya standar nasional pendidikan di semua sekolah dan kuota daya tampung siswa di setiap wilayah yang belum jelas distribusinya," kata dia.

Retno menjelaskan, sistem zonasi akan sangat bagus kalau sudah merata jumlah sekolah negeri di setiap wilayah atau daerah di Indonesia. Pemerintah daerah dan pemerintah provinsi juga wajib melakukan pemetaan sekolah yang tepat sehingga anak-anak yang tinggal di wilayah minim sekolah negeri bisa tetap terfasilitasi, misalnya dengan kebijakan zona bersebelahan." Menurut dia, Permendikbud 14/2018 memiliki keunggulan yakni memiliki keberpihakan pada kelompok miskin yang kerap memiliki keterbatasan, mengembalikan ujian nasional (UN) sebagai pemetaan bukan seleksi masuk ke jenjang yang lebih tinggi, momentum pemerintah daerah lebih memperhatikan pemenuhan standar nasional pendidikan sekolah-sekolah di wilayahnya dan anggaran pendidikan tidak melulu untuk sekolah yang dianggap favorit, karena kebijakan ini menghilangkan dikotomi sekolah favorit dan tidak.

Retno menjelaskan, beberapa pengaduan yang diterima PPDB yakni sosialisasi yang minim, kurangnya kepedulian masyarakat terhadap dokumen kependudukan, baru mengurus ketika dibutuhkan.

Akibatnya, kata dia, banyak anak kehilangan haknya mengakses sekolah terdekat karena kesalahan orangtua yang kurang peduli pada dokumen kependudukan, seperti akta kelahiran, kartu penduduk dan kartu keluarga.

"KPAI juga menyampaikan apresiasi kepada Gubenur Jawa Tengah yang sudah memerintahkan pihak sekolah untuk melakukan verifikasi faktual terhadap siswa yang mendaftar di jalur yang menggunakan surat keterangan tidak mampu (SKTM)," ujarnya.

Dari hasil verifikasi ada 78.065 SKTM yang dianggap palsu dan dibatalkan penerimaannya, sehingga untuk PPDB SMA/SMK bisa kembali dibuka, pengumumannya yang mundur waktunya, jelas Retno. (IMC03)


Komentar

Berita Terkini

Indeks
sekitar 1 jam yang lalu

KPU Provinsi Akan Tetapkan Pengganti Wein Arifin

IMCNews.ID, Jambi - Wein Arifin, Ketua KPU Kota Jambi terpilih menjadi anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Jambi bersama Fachrul Rozi,...
sekitar 1 jam yang lalu

Gempa Tektonik Guncang Bali dan NTB

IMCNews.ID, Denpasar - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat gempa bumi tektonik mengguncang sebagian wilayah Bali dan Nusa...
9 jam yang lalu

Prancis Juara Dunia 2018

IMCNews.ID, Moskow - Prancis menjadi juara Piala Dunia 2018. Les Bleus mengalahkan Kroasia dengan skor 4-2 dalam laga final yang dilangsungkan di...
10 jam yang lalu

Mandzukic Balas Gol Pogba-Mbappe, Kroasia 2-4 Prancis

IMCNews.ID, Moskow - Prancis menambah keunggulan lewat gol Paul Pogba dan Kylian Mbappe di final Piala Dunia 2018. Tapi Mario Mandzukic membalas dan...
10 jam yang lalu

Prancis Unggul 2-1 Atas Kroasia Pada Babak Pertama

IMCNews.ID, Moskow- Prancis memimpin 2-1 atas Kroasia pada babak pertama final Piala Dunia, setelah tersaji 45 menit pertama yang berlangsung menarik...
15 Oktober 2016 - 19:02:00 WIB Dibaca: 76010 kali

Kompleks WTC Batanghari Ambruk

07 April 2017 - 18:15:28 WIB Dibaca: 66003 kali

VIRAL!! Ini Dia Video Bentrok Sales Oppo & Vivo

03 Juni 2017 - 20:50:27 WIB Dibaca: 62967 kali

181 ASN Lulus Adm Lelang Jabatan Pemprov Jambi, Ini Dia Nama-namanya

02 Januari 2018 - 12:12:55 WIB Dibaca: 58800 kali

Ternyata Ini Penyebab Utuhnya Jasad Ismiati Setelah Dikubur 13 Tahun

11 Agustus 2016 - 22:10:30 WIB Dibaca: 40994 kali

Breaking News: Ketua DPRD Sarolangun Ditangkap Nyabu

26 Agustus 2016 - 21:56:00 WIB Dibaca: 37500 kali

Rektor Marah Dan Bubarkan Perpeloncoan di Opspek

24 Mei 2016 - 20:15:09 WIB Dibaca: 35938 kali

Ini Dia, Pahlawan Lalu Lintas Kota Jambi

01 Agustus 2016 - 13:02:11 WIB Dibaca: 35576 kali

Alamak: Usai Nyabu, Ketua PAN Batanghari Ditangkap BNN

26 Juli 2017 - 16:07:38 WIB Dibaca: 34179 kali

Cantiknya Ibu Bhayangkari Selingkuhannya Oknum Perwira Polres di Jambi

16 Juli 2018 - 08:33:27 WIB

Gempa Tektonik Guncang Bali dan NTB

15 Juli 2018 - 23:58:45 WIB

Prancis Juara Dunia 2018

15 Juli 2018 - 21:04:04 WIB

Anggota TNI Hilang di Perairan Nias Ditemukan