03 September 2017, 16:30:00 WIB

Korea Utara Kembangkan Bom Berkekuatan Perusak Hebat

Korea Utara Kembangkan Bom Berkekuatan Perusak Hebat
Kim Jong Un

IMCNews.ID, Seoul - Korea Utara pada Minggu mengatakan telah mengembangkan bom hidrogen "berkekuatan merusak hebat", sementara Presiden AS Donald Trump dan Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe berbicara melalui telepon membahas peningkatan anacaman nuklir.

Menurut kantor berita resmi Korea Utara, KCNA, pengembangan bom hidrogen itu dilakukan di tengah peningkatan ketegangan wilayah menyusul dua uji peluru kendali antar benua (ICBM) Pyongyang pada Juli, yang dapat terbang hingga sekitar 10.000 kilometer dan diperkirakan menjangkau beberapa bagian dari daratan utama Amerika Serikat.

Di bawah kepemimpinan angkatan ketiga, Kim Jong-un, Korea Utara berusaha mengembangkan perangkat nuklir kecil dan ringan, yang sesuai dengan peluru kendali balistik jarak jauh tanpa mempengaruhi jangkauannya, sehingga mampu bertahan setelah kembali memasuki atmosfer Bumi.

Korea Utara, yang mengembangkan kegiatan nuklir dan peluru kendalinya meskipun bertentangan dengan resolusi Dewan Keamanan PBB dan menyebabkan beberapa sanksi, "baru-baru ini berhasil" mendapat kemajuan dalam pengembangan bom hidrogen yang akan dimuat dalam ICBM, menurut laporan KCNA.

"Bom-H, yang kekuatan peledaknya dapat disesuaikan dari puluhan kilo ton hingga ratusan kilo ton, merupakan senjata termonuklir bersifat multi fungsi dengan kekuatan perusak yang hebat, meskipun diledakkan bahkan di tempat yang tinggi untuk serangan EMP (Electromagnetic Pulse) super kuat guna menyerang sesuai dengan tujuan strategis," kata KCNA.

"Semua komponen bom H merupakan buatan dalam negeri dan semua prosesnya ... dilakukan atas dasar Juche, sehingga memungkinkan negara untuk menghasilkan senjata nuklir yang kuat sebanyak yang diinginkan," kata KCNA mengutip pernyataan Jong-un.

Juche adalah ideologi kemandirian Korea Utara, yang merupakan gabungan dari Marxisme dan nasionalisme kuat, yang diajarkan pendiri negara itu, Kim Il-sung, kakek pemimpin Korea Utara sekarang.

Negara tertutup itu menyatakan bahwa kegiatan pengembangan senjata mereka dibutuhkan untuk melawan agresi Amerika Serikat.

Korea Utara tidak memberikan bukti untuk pengakuan terakhirnya tersebut, dan Kim Dong-yub, seorang ahli militer di Institut Studi Timur Jauh pada Universitas Kyungnam, Seoul, merasa skeptis.

"Merujuk pada daya ledak puluhan sampai ratusan kilo ton, tampaknya itu bukanlah bom H yang sama sekali baru. Kemungkinan itu hanyalah perangkat nuklir yang diperkuat," kata Dong-yub, mengacu pada sebuah bom atom yang menggunakan beberapa isotop hidrogen untuk meningkatkan daya ledak.

Daya ledak bom hidrogen dapat mencapai ribuan kilo ton, lebih kuat daripada bom nuklir yang terakhir di uji coba oleh Korea Utara pada September dengan kekuatan hanya sekitar 10 sampai 15 kilo ton, mirip dengan bom yang dijatuhkan di Hiroshima, Jepang, pada 1945.

Kedudukan Korut dan Korsel saat ini secara teknis masih dalam perang, karena kemelut 1950-1953 mereka berakhir dalam gencatan senjata, bukan perjanjian perdamaian. Utara berulang kali mengancam menghancurkan Selatan dan sekutu utamanya, Amerika Serikat. (IMC02)


Komentar

Berita Terkini

Indeks
8 jam yang lalu

Syarat Administrasi Calon Kurang, KPU Jambi Beri Tenggat Waktu Hingga 20 Januari

IMCNews.ID, Kota Jambi - Dari hasil pleno Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Jambi mengenai penyampaian hasil administarasi persyaratan calon Walikota...
9 jam yang lalu

Perindo akan Gugat KPU Jika Hapus Verifikasi Faktual

IMCNews.ID, Jakarta - Partai Partai Persatuan Indonesia (Perindo) mempertimbangkan untuk menggugat Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) jika...
9 jam yang lalu

Gerindra Protes Diverifikasi Faktual Seperti Partai Baru

IMCNews.ID, Jakarta - Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Ferry Juliantono tidak setuju tahapan verifikasi faktual dalam seleksi calon peserta...
9 jam yang lalu

Menteri Susi Izinkan Cantrang Hanya di Enam Wilayah

IMCNews.ID, Jakarta - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti menyatakan kebijakan penundaan larangan alat tangkap ikan cantrang hanya...
9 jam yang lalu

Tak Hadiri Munaslub Hanura, Wiranto Kirim Pesan ke Peserta

IMCNews.ID, Jakarta - Ketua Dewan Pembina Partai Hanura Wiranto memberikan pesan kepada seluruh peserta musyawarah nasional luar biasa (Munaslub)...
15 Oktober 2016 - 19:02:00 WIB Dibaca: 74694 kali

Kompleks WTC Batanghari Ambruk

07 April 2017 - 18:15:28 WIB Dibaca: 65039 kali

VIRAL!! Ini Dia Video Bentrok Sales Oppo & Vivo

03 Juni 2017 - 20:50:27 WIB Dibaca: 61978 kali

181 ASN Lulus Adm Lelang Jabatan Pemprov Jambi, Ini Dia Nama-namanya

02 Januari 2018 - 12:12:55 WIB Dibaca: 57481 kali

Ternyata Ini Penyebab Utuhnya Jasad Ismiati Setelah Dikubur 13 Tahun

11 Agustus 2016 - 22:10:30 WIB Dibaca: 40376 kali

Breaking News: Ketua DPRD Sarolangun Ditangkap Nyabu

26 Agustus 2016 - 21:56:00 WIB Dibaca: 36977 kali

Rektor Marah Dan Bubarkan Perpeloncoan di Opspek

24 Mei 2016 - 20:15:09 WIB Dibaca: 35372 kali

Ini Dia, Pahlawan Lalu Lintas Kota Jambi

01 Agustus 2016 - 13:02:11 WIB Dibaca: 34859 kali

Alamak: Usai Nyabu, Ketua PAN Batanghari Ditangkap BNN

26 Juli 2017 - 16:07:38 WIB Dibaca: 32066 kali

Cantiknya Ibu Bhayangkari Selingkuhannya Oknum Perwira Polres di Jambi

18 Januari 2018 - 18:58:08 WIB

Amarah DPD Hanura Keluhkan Gaya Kepemimpinan OSO