15 Mei 2018, 20:03:12 WIB

Kominfo Tutup Ratusan Akun Setelah Aksi Teror

Kominfo Tutup Ratusan Akun Setelah Aksi Teror
Rudiantara (dok).

IMCNews.ID, Jakarta - Kementerian Komunikasi dan Informatika menutup ratusan akun yang berkaitan dengan terorisme dan radikalisme setelah aksi teror yang terjadi di sejumlah daerah di Indonesia.

"Sejak ada bom, sebelumnya di Mako Brimob. Pemantauan dilakukan, yang sudah dikonfirmasi dilakukan penghapusan akun di media sosial. Identifikasi dari ribuan akun ada yang sudah ditutup atau pun dihapus seperti di Youtube dan ada yang belum," ujar Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara usai bertemu dengan sejumlah "platform" di Gedung Kominfo, Jakarta, Selasa (15/5).

Rudiantara menilai para platform kooperatif dalam menutup akun yang berkaitan dengan radikalisme, misalnya, akun Telegram yang ditutup lebih dari 280, Facebook dan Instagram dari sekitar 450 berkaitan dengan radikalisme, sebanyak 300 sudah ditutup, sementara Youtube dari 350 akun atau konten, sekitar 70 persen sudah ditutup.

Kominfo bersama dengan platform terus bekerja sama dan terus melakukan pemantauan akun yang berbau provokasi dan penebar teror.

Sejumlah akun atau konten belum ditutup meskipun telah diidentifikasi, tutur dia, untuk keperluan Polri menangkap pelaku penyebaran konten berkaitan dengan aksi teror dan korban aksi teror.

"Kenapa masih banyak, ada yang belum ditutup walaupun sudah diidentifikasi, itu justru untuk memastikan orangnya ditangkap oleh Polri, BNPT atau Densus 88. Berikan ruang untuk polisi karena saya yakin polisi memiliki kemampuan untuk itu," tutur Rudiantara.

Setelah kepentingan penyelidikan polisi selesai, Kominfo akan meminta platform media sosial untuk menutup akun atau konten yang dinilai mengandung provokasi dan memberikan teror.

Untuk itu, Rudiantara mengingatkan masyarakat untuk tidak menyebarluaskan konten, baik foto, gambar dan video yang berkaitan dengan aksi teror, khususnya tentang korban aksi teror untuk melindungi perasaan keluarga korban.

"Saya selalu bilang jejak digital itu bukan seumur hidup, tapi seumur-umur. Makanya postinglah yang positif-positif, jangan main-main dengan jejak digital, ini bukan seumur hidup, ini seumur-umur, orang sudah meninggal, juga masih ada," ujarnya.

Masyarakat pun diminta melaporkan kepada Kominfo atau langsung kepada platform apabila menemukan konten yang dinilai meresahkan. (IMC03)


Komentar

Berita Terkini

Indeks
8 menit yang lalu

Menhan Ingatkan Soal Ancaman Terhadap NKRI

IMCNews.ID, Depok - Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu mengingatkan soal ancaman yang dapat menganggu keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia...
10 menit yang lalu

Indonesia Akan Gelar Festival Panji Internasional

IMCNews.ID, Jakarta - Indonesia akan menggelar "Festival Panji Internasional" untuk pertama kalinya yang akan diikuti peserta dari Kamboja Dan...
13 menit yang lalu

Segera Diperiksa, Najib Razak Tiba di SPRM

IMCNews.ID, Kuala Lumpur - Mantan Perdana Menteri Malaysia Najib Rajak tiba di Kantor Suruhanjaya Pencegahan Rasuah Malaysia/SPRM (KPK di Indonesia)...
18 menit yang lalu

Sultan: Masyarakat Tetap Tenang Dengan Status Merapi

IMCNews.ID, Yogyakarta - Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X meminta masyarakat di daerah setempat tetap tenang meski...
43 menit yang lalu

Rupiah Terus Melemah, Selasa Pagi di Angka Rp 14. 181

IMCNews.ID, Jakarta - Nilai tukar Rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Selasa pagi bergerak melemah sebesar 78 poin menjadi Rp14.181...
15 Oktober 2016 - 19:02:00 WIB Dibaca: 75597 kali

Kompleks WTC Batanghari Ambruk

07 April 2017 - 18:15:28 WIB Dibaca: 65720 kali

VIRAL!! Ini Dia Video Bentrok Sales Oppo & Vivo

03 Juni 2017 - 20:50:27 WIB Dibaca: 62696 kali

181 ASN Lulus Adm Lelang Jabatan Pemprov Jambi, Ini Dia Nama-namanya

02 Januari 2018 - 12:12:55 WIB Dibaca: 58452 kali

Ternyata Ini Penyebab Utuhnya Jasad Ismiati Setelah Dikubur 13 Tahun

11 Agustus 2016 - 22:10:30 WIB Dibaca: 40822 kali

Breaking News: Ketua DPRD Sarolangun Ditangkap Nyabu

26 Agustus 2016 - 21:56:00 WIB Dibaca: 37345 kali

Rektor Marah Dan Bubarkan Perpeloncoan di Opspek

24 Mei 2016 - 20:15:09 WIB Dibaca: 35765 kali

Ini Dia, Pahlawan Lalu Lintas Kota Jambi

01 Agustus 2016 - 13:02:11 WIB Dibaca: 35401 kali

Alamak: Usai Nyabu, Ketua PAN Batanghari Ditangkap BNN

26 Juli 2017 - 16:07:38 WIB Dibaca: 33608 kali

Cantiknya Ibu Bhayangkari Selingkuhannya Oknum Perwira Polres di Jambi

22 Mei 2018 - 11:04:42 WIB

Menhan Ingatkan Soal Ancaman Terhadap NKRI

22 Mei 2018 - 10:15:05 WIB

KPK Panggil 22 Saksi Suap DPRD Sumut