18 Maret 2018, 17:11:13 WIB

Jokowi Sebut Perlu Ada Cara Lunak Hadapi Ancaman Terorisme

Jokowi Sebut Perlu Ada Cara Lunak Hadapi Ancaman Terorisme
KTT Asean Australia. (ist).

IMCNews.ID, Jakarta - Presiden Joko Widodo mengatakan bahwa pendekatan keras melawan ancaman terorisme dan radikalisme tidaklah cukup. Menurut Presiden, pendekatan secara lunak berupa pencegahan perlu dilakukan.

Hal itu dikatakan Presiden Jokowi ketika menyampaikan pidato dalam Sidang Pleno KTT Istimewa ASEAN-Australia di International Convention Centre, Minggu (18/3).

Jokowi dalam pidatonya mengungkapkan kerjasama menghadapi ancaman terorisme yang dilakukan Indonesia, Malaysia, Filipina, Brunei Darussalam, dan Selandia Baru juga Australia berjalan cukup efektif.

Kerja sama tersebut pun dituang dalam nota kesepahaman ASEAN-Australia MoU on Cooperation to Counter International Terrrorism.

"Dari observasi saya, MoU ini menekankan keseimbangan antara pendekatan keras dan lunak," kata Jokowi, dalam siaran pers.


Pendekatan keras melalui hukuman dan perang melawan teror dinilai Jokowi tidak cukup untuk menghadapi ancaman terorisme yang bergulir di kawasan ASEAN juga Australia serta Selandia Baru. Ia menilai aspek pencegahan amat penting.

"Kegagalan pencegahan tidak saja akan menyebabkan jatuhnya korban jiwa dan kerugian besar lainnya, namun juga memicu reaksi eksesif yang tidak perlu terjadi," kata Jokowi.

"Oleh karena itu, kerja sama pengembangan kapasitas pencegahan terjadinya serangan perlu terus ditingkatkan," lanjutnya.

Pendekatan lunak dicontohkan Jokowi dengan upaya pengurangan radikalisasi di Indonesia yang ia sebut "out of the box". 

Ia mencontohkan salah satunya dengan melalui pelibatan para mantan narapidana terorisme yang sudah insaf.

Pelibatan mantan narapidana terorisme itu dengan cara mempertemukannya dengan keluarga korban. Hal ini dinilai Jokowi mampu mencegah paham radikalisme dan terorisme meluas.

"Dengan bantuan para mantan narapidana ini, keluarga dan lingkungan mereka justru lebih mudah diubah menjadi lingkungan yang toleran dan damai," kata Jokowi.

Jokowi juga menilai upaya pemerintah merangkul dua organisasi masyarakat terbesar di Indonesia, Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah, serta merangkul anak muda dalam menyebarkan pesan damai menjadi salah satu strategi mengecilkan ancaman terorisme dan radikalisme.

"Saya berharap kerja sama untuk pemberantasan radikalisme dan terorisme akan dapat terus ditingkatkan, baik melalui pendekatan keras maupun pendekatan lunak. Indonesia siap berkontribusi," kata Presiden. (IMC03)


Komentar

Berita Terkini

Indeks
28 menit yang lalu

Cornelis Akui Minta Proyek Senilai Rp 50 Miliar

IMCNews.ID, Jakarta - Cornelis Buston, ketua DPRD Provinsi Jambi dihadirkan sebagai saksi dalam sidang lanjutan dengan terdakwa Zumi Zola. Dalam...
sekitar 1 jam yang lalu

Bawaslu Buka Posko Pengaduan Daftar Pemilih

IMCNews.ID, Jambi - Terkait Daftar Pemilih dalam pemilu 2019 mendatang, Bawaslu Provinsi Jambi akan membuka posko pengaduan.  Fahrul Rozi,...
sekitar 1 jam yang lalu

Tak Akui Terima Uang Ketok Palu, Cornelis Buston: Cuma Pinjaman

IMCNews.ID, Jakarta - Cornelis Buston, Ketua DPRD Provinsi Jambi, membantah dirinya menerima uang ketok palu pengesahan RAPBD Provinsi Jambi...
2 jam yang lalu

Dihadirkan Sebagai Saksi, Begini Keterangan Apif di Persidangan

IMCNews.ID, Jakarta - Apif Firmansyah, mantan orang dekat Zumi Zola dihadirkan ke persidangan sebagai saksi, hari ini, Kamis (20/9/2018). Dalam...
2 jam yang lalu

Demo di Depan Gedung DPRD Ricuh, Mahasiswa dan Polisi Saling Kejar

IMCNews.ID, Jambi - Ratusan mahasiswa meminta anggota DPRD Provinsi Jambi mundur karena terlibat korupsi dan gratifikasi. Aksi di depan gedung DPRD...
15 Oktober 2016 - 19:02:00 WIB Dibaca: 76336 kali

Kompleks WTC Batanghari Ambruk

07 April 2017 - 18:15:28 WIB Dibaca: 66280 kali

VIRAL!! Ini Dia Video Bentrok Sales Oppo & Vivo

03 Juni 2017 - 20:50:27 WIB Dibaca: 63274 kali

181 ASN Lulus Adm Lelang Jabatan Pemprov Jambi, Ini Dia Nama-namanya

02 Januari 2018 - 12:12:55 WIB Dibaca: 59078 kali

Ternyata Ini Penyebab Utuhnya Jasad Ismiati Setelah Dikubur 13 Tahun

11 Agustus 2016 - 22:10:30 WIB Dibaca: 41171 kali

Breaking News: Ketua DPRD Sarolangun Ditangkap Nyabu

26 Agustus 2016 - 21:56:00 WIB Dibaca: 37656 kali

Rektor Marah Dan Bubarkan Perpeloncoan di Opspek

24 Mei 2016 - 20:15:09 WIB Dibaca: 36087 kali

Ini Dia, Pahlawan Lalu Lintas Kota Jambi

01 Agustus 2016 - 13:02:11 WIB Dibaca: 35769 kali

Alamak: Usai Nyabu, Ketua PAN Batanghari Ditangkap BNN

26 Juli 2017 - 16:07:38 WIB Dibaca: 34805 kali

Cantiknya Ibu Bhayangkari Selingkuhannya Oknum Perwira Polres di Jambi

20 September 2018 - 12:31:33 WIB

Cornelis Akui Minta Proyek Senilai Rp 50 Miliar

20 September 2018 - 12:15:41 WIB

Bawaslu Buka Posko Pengaduan Daftar Pemilih

20 September 2018 - 10:01:11 WIB

Ketika Apif Bertemu Zola di Ruang Persidangan