11 Januari 2017, 11:20:05 WIB

Haris akan Buat Perdes lubuk Larangan, Bila Dilanggar Dendanya Rp 50 Juta

Haris akan Buat Perdes lubuk Larangan, Bila Dilanggar Dendanya Rp 50 Juta
Al Haris (Istimewa)
IMCNews.ID, Merangin - Bupati Merangin Al Haris bilang, pengelolaan lubuk larangan secara adat itu adalah upaya mengajarkan kepada generasi muda bagaimana menjaga habitat ikan sungai dengan baik. Apalagi semua peraturan terkait lubuk larangan diatur dalam peraturan desa (Perdes).

"Perdes itu tentunya dipatuhi seluruh masyarakat dan akan mendapatkan sanksi adat bila dilanggar atau mengambil ikan di lubuk larangan sebelum waktunya. Sanksinya yakni denda beras 20 gantang, kambing satu ekor, sekaligus selemak semanisnya serta uang tunai Rp50 juta," katanya, Selasa (10/1).

Selain menjaga habitat ikan, lubuk larangan juga akan menjaga kebersihan sungai. Sebab saat ini ada beberapa sungai di Merangin yang tercemar akibat Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI).

"Dengan adanya lubuk larangan ini tentu sungai-sungai terjaga dari pencemaran," ujarnya.

Setiap lubuk larangan yang dibuat masyarakat, pemerintah kata bupati siap membantu menebarkan bibit ikan. Untuk itu bupati minta Dinas Perikanan Merangin memberi register guna menganalisis ikan apa ya cocok di lubuk larangan di setiap desa.

Saat meresmikan lubuk larangan di pangkal Jembatan Desa Koto Ramai itu, bupati menebar sebanyak 6.000 bibit ikan dari berbagai jenis. Lubuk larangan itu akan dibuka/dipanen masyarakat bersama-sama dalam kurun waktu 3-5 tahun ke depan.

Sedangkan hasil penjualan ikan dari pembukaan lubuk larangan itu digunakan untuk membangun desa. Seperti membangun masjid dan sarana umum lainnya atas peresetujuan pemuka adat desa.
 
Sumber : Antara

Komentar

Berita Terkini

Indeks
4 jam yang lalu

Mau Tahu Nomor Urut Parpol Peserta Pemilu 2019, Lihat Disni!!!

IMCNews.ID, Jakarta - Sebanyak 14 partai politik peserta pemilu 2019, telah memperoleh nomor urut peserta Pemilu 2019, melalui pengundian yang...
11 jam yang lalu

Mesum dengan Pria Lajang, Dua IRT Ini Terancam 100 Kali Cambuk

IMCNews.ID, Aceh - Dua wanita berstatus ibu rumah tangga bersama dua pemuda lajang terancam dihukum cambuk sebanyak 100 kali karena diduga telah...
12 jam yang lalu

Puluhan Kios Terbakar di Agam, Sumbar

IMCNews.ID, Lubukbasung - Sebanyak 28 unit kios di Pasar Palembayan, Nagari Ampek Koto Palembayan, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Sumatera...
12 jam yang lalu

13 Orang Tewas Tertimpa Helikopter di Meksiko

IMCNews.ID, Santiago Jamiltepec, Meksiko - Setidaknya 13 orang, termasuk tiga anak-anak, tewas tertimpa helikopter militer Meksiko yang jatuh saat...
12 jam yang lalu

Warga yang Hilang Setelah Diserang Buaya Ditemukan Tak Bernyawa

IMCNews.ID, Tebo - Sempat hilang saat diterkam buaya, pada Sabtu (17/2) akhirnya Hafsah (40) warga Desa Pulai Jelmu, Kecamatan Tebo Ulu, hari ini...
15 Oktober 2016 - 19:02:00 WIB Dibaca: 74914 kali

Kompleks WTC Batanghari Ambruk

07 April 2017 - 18:15:28 WIB Dibaca: 65210 kali

VIRAL!! Ini Dia Video Bentrok Sales Oppo & Vivo

03 Juni 2017 - 20:50:27 WIB Dibaca: 62159 kali

181 ASN Lulus Adm Lelang Jabatan Pemprov Jambi, Ini Dia Nama-namanya

02 Januari 2018 - 12:12:55 WIB Dibaca: 57861 kali

Ternyata Ini Penyebab Utuhnya Jasad Ismiati Setelah Dikubur 13 Tahun

11 Agustus 2016 - 22:10:30 WIB Dibaca: 40478 kali

Breaking News: Ketua DPRD Sarolangun Ditangkap Nyabu

26 Agustus 2016 - 21:56:00 WIB Dibaca: 37065 kali

Rektor Marah Dan Bubarkan Perpeloncoan di Opspek

24 Mei 2016 - 20:15:09 WIB Dibaca: 35467 kali

Ini Dia, Pahlawan Lalu Lintas Kota Jambi

01 Agustus 2016 - 13:02:11 WIB Dibaca: 34991 kali

Alamak: Usai Nyabu, Ketua PAN Batanghari Ditangkap BNN

26 Juli 2017 - 16:07:38 WIB Dibaca: 32446 kali

Cantiknya Ibu Bhayangkari Selingkuhannya Oknum Perwira Polres di Jambi

18 Februari 2018 - 14:18:06 WIB

Puluhan Kios Terbakar di Agam, Sumbar

18 Februari 2018 - 14:10:01 WIB

13 Orang Tewas Tertimpa Helikopter di Meksiko

18 Februari 2018 - 12:44:36 WIB

Edi Purwanto : PDIP Akan All Out Menangkan Sani-Izi

18 Februari 2018 - 12:13:09 WIB

MUI Jambi: Politik Uang Haram