21 Januari 2018, 11:23:18 WIB

Eks Komisioner KPU Sebut Pernah Dapat Ancaman saat Rapat DPR

Eks Komisioner KPU Sebut Pernah Dapat Ancaman saat Rapat DPR
Hadar nafiz gumay (Ist)

IMCNews.ID, Jakarta - Eks Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) periode 2012-2017 Hadar Navis Gumay mengaku, pernah mendapat ancaman dan desakan dari anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), terkait penyelenggaraan pemilu dalam sebuah rapat tertutup.

Hal itu diungkapkan saat tengah membahas polemik verifikasi faktual partai politik, usai Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 53 yang mengabulkan uji materi Pasal 173 ayat 1 dan 3 Undang-undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu.

"Saya pernah mengalami satu rapat tertutup juga. Beberapa kali ada di masa saya di KPU. Itu dicoba didesakkan dan bahkan pernah juga diancam, ini nanti KPU akan diaudit, pernah diancam," kata Hadar dalam diskusi Polemik Pro Kontra Verifikasi Faktual Parpol di Jakarta, Sabtu (20/1).

Meski demikian, Hadar enggan menjelaskannya secara detail terkait hal tersebut. Namun, dia menyatakan bahwa ada kepentingan politik yang besar melalui rapat tertutup itu.

Jika desakan dalam rapat tertutup tidak diakomodasi, maka kata Hadar, anggaran KPU diancam tidak dibahas dan akan audit khusus.

"Dan itu terjadi dari parpol dan pimpinan parpol," ujar Hadar.

Isu verifikasi faktual, ujar Hadar, merupakan persoalan sensitif karena berkaitan dengan kepentingan masing-masing partai politik. Beban ini kemudian diletakkan kepada penyelenggara pemilu.

"Itu yang terjadi perkiraan saya, sehingga penyelenggara tidak punya pilihan yang banyak," katanya.

Sementara itu, Anggota Fraksi PDIP Arteria Dahlan membantah tuduhan Hadar tersebut. Menurutnya tuduhan itu bisa mengancam kehormatan dewan dan merupakan hal yang serius.

Menurutnya, selama tiga tahun duduk di Komisi II, tidak pernah ada ancam mengancam dan tidak pernah mengarahkan. Dia pun menuding balik KPU era Hadar.

"Justru yang menjadi pertanyaan saya itu KPU di zaman Pak Hadar tidak independen, bertransaksi. Nggak tahu transaksinya uang atau janji-janji kekuasaan," kata Arteria. 

Ateria mengungkapkan, pada masa kepemimpinan Hadar, pernah ada usulan untuk menolak narapidana menjadi kepala daerah kembali. Namun, KPU justru memilih narapidana bisa mencalonkan diri.

"Jadi jangan dibalik-balik. Saya ingin bertanya Pak Hadar, ada pertemuan seperti itu dimana dan kapan. Ini urusan masalah persepsi publik, tidak bisa kita biarkan begitu saja," lanjutnya. 

Arteria meminta kepada Hadar agar membuktikan hal tersebut termasuk para anggota DPR yang ikut dalam pertemuan tertutup itu. (IMC03)


Komentar

Berita Terkini

Indeks
13 jam yang lalu

KPK Dalami Proses Perizinan Meikarta

IMCNews.ID, Jakarta - KPK saat ini masih terus mendalami proses perizinan yang dilakukan oleh perusahaan Lippo Group dalam pembangunan mega proyek...
13 jam yang lalu

Ilmuwan Paparkan Pentingnya Suntik Vaksin Influenza

IMCNews.ID, Jakarta - Ilmuwan dan ahli penyakit infeksi asal Amerika Serikat, Dr. Michael Osterholm mengatakan bahwa masyarakat sebaiknya mendapatkan...
13 jam yang lalu

Anies Siap Bayar Denda Rp186 Juta

IMCNews.ID, Jakarta- Gubernur DKI Anies Baswedan melalui Dinas Perhubungan menyatakan kesiapannya untuk membayar denda putusan pengadilan yang...
13 jam yang lalu

Presiden Jokowi Ingatkan Warga Jangan Termakan Fitnah Soal PKI

IMCNews.ID, Jakarta - Presiden Joko Widodo mengingatkan masyarakat Indonesia untuk tidak mudah termakan fitnah maupun kabar-kabar hoaks. "Cara-cara...
13 jam yang lalu

Ini Dia Pidato Maruf Amin Yang Membuat Hadirin Tertawa

IMCNews.ID, Jakarta - Calon Wakil Presiden RI nomor urut 01, KH Ma'ruf Amin membuat seluruh undangan tertawa saat menyampaikan pengantar pada...
15 Oktober 2016 - 19:02:00 WIB Dibaca: 76522 kali

Kompleks WTC Batanghari Ambruk

07 April 2017 - 18:15:28 WIB Dibaca: 66387 kali

VIRAL!! Ini Dia Video Bentrok Sales Oppo & Vivo

03 Juni 2017 - 20:50:27 WIB Dibaca: 63418 kali

181 ASN Lulus Adm Lelang Jabatan Pemprov Jambi, Ini Dia Nama-namanya

02 Januari 2018 - 12:12:55 WIB Dibaca: 59207 kali

Ternyata Ini Penyebab Utuhnya Jasad Ismiati Setelah Dikubur 13 Tahun

11 Agustus 2016 - 22:10:30 WIB Dibaca: 41251 kali

Breaking News: Ketua DPRD Sarolangun Ditangkap Nyabu

26 Agustus 2016 - 21:56:00 WIB Dibaca: 37752 kali

Rektor Marah Dan Bubarkan Perpeloncoan di Opspek

24 Mei 2016 - 20:15:09 WIB Dibaca: 36153 kali

Ini Dia, Pahlawan Lalu Lintas Kota Jambi

01 Agustus 2016 - 13:02:11 WIB Dibaca: 35867 kali

Alamak: Usai Nyabu, Ketua PAN Batanghari Ditangkap BNN

26 Juli 2017 - 16:07:38 WIB Dibaca: 35114 kali

Cantiknya Ibu Bhayangkari Selingkuhannya Oknum Perwira Polres di Jambi

17 Oktober 2018 - 21:25:21 WIB

KPK Dalami Proses Perizinan Meikarta

17 Oktober 2018 - 21:13:16 WIB

Anies Siap Bayar Denda Rp186 Juta

17 Oktober 2018 - 20:56:23 WIB

Ditemukan Bekas Tembakan di Ruangan Khatibul Umam

17 Oktober 2018 - 20:47:01 WIB

Sri Mulyani Soroti Dampak Peningkatan UMP 2019

17 Oktober 2018 - 20:42:21 WIB

Sandiaga Berjanji Bentuk Ok Oce Nasional

17 Oktober 2018 - 20:36:16 WIB

Polisi Tangkap Pengedar Ribuan Butir Obat Ilegal