11 Januari 2018, 09:28:25 WIB

Biadab, Militer Myanmar Mengaku Tentaranya Bunuh 10 Warga Rohignya

Biadab, Militer Myanmar Mengaku Tentaranya Bunuh 10 Warga Rohignya
Rohingya (ist)

IMCNews.ID, Yangon - Militer Myanmar mengatakan, Rabu, beberapa tentaranya membunuh 10 "teroris" Muslim yang tertangkap saat serangan pemberontak pada awal September, setelah para warga desa Buddha mendorong mereka ke liang kubur yang mereka gali.

"Para warga desa dan anggota pasukan keamanan sudah memberikan pengakuan bahwa mereka melakukan pembunuhan," kata militer dalam pernyataan.

Pengakuan kesalahan seperti itu jarang dilakukan militer Myanmar dalam operasi-operasi yang mereka lancarkan di negara bagian di barat, Rakhine.

Militer melancarkan operasi penyapuan kontraserangan di wilayah utara negara bagian itu untuk menangani serangan-serangan militan Rohingya pada 25 Agustus, yang memicu eksodus lebih dari 650.000 Muslim Rohingya.

Perserikatan Bangsa-bangsa mengecam operasi militer Myanmar tersebut dan menganggapnya sebagai pembersihan etnis.

Myanmar menepis anggapan itu dengan mengatakan bahwa pasukannya melaksanakan operasi secara sah untuk menangani pemberontakan.

Pada 18 Oktober, militer mengumumkan penemuan sebuah kuburan massal berisi 10 jenazah di desa Inn Din, sekitar 50 kilometer sebelah utara ibu kota negara bagian Sittwe. Militer menunjuk seorang pejabat tinggi untuk memimpin penyelidikan.

Militer mengatakan, Rabu, penyelidikan telah menemukan bahwa sejumlah anggota pasukan keamanan telah membunuh kesepuluh orang itu dan bahwa para anggota pasukan itu akan dikenai tindakan.

Pasukan keamanan telah melancarkan "operasi pembersihan" di wilayah itu pada 1 September ketika "200 teroris Bengali menyerang dengan menggunakan tongkat dan pedang", kata militer dalam pernyataan yang dipasang di laman Facebook milik panglimanya, Jenderal Senior Min Aung Hlaing.

Militer menyebut para anggota masyarakat minoritas Muslim Rohingnya sebagai "Bengali". Istilah itu ditentang oleh para warga Rohingya karena dianggap menyiratkan bahwa mereka adalah penduduk ilegal dari Bangladesh.

Sepuluh penyerang ditangkap setelah pasukan keamanan mengusir para penyerang lainnya dengan melakukan tembakan ke udara, menurut pernyataan di Facebook. Laman itu kerap digunakan militer untuk menyampaikan pengumuman.

Para penyerang yang tertangkap seharusnya diserahkan kepada polisi, sesuai dengan prosedur yang berlaku, namun para milisi "terus-terusan" melakukan serangan dan telah menghancurkan dua kendaraan militer dengan bahan peledak, demikian bunyi pernyataan itu.

"Diketahui bahwa tidak ada jalan untuk memindahkan 10 teroris Bengali itu ke kantor polisi, jadi saat itu diputuskan bahwa mereka dibunuh saja," kata militer, yang mengacu pada penemuan tim penyelidik.

"Para warga desa (yang terlibat dalam pembunuhan, red) .... dan para anggota pasukan keamanan yang melanggar aturan hukum akan ditindak," bunyi pernyataan.

Tindakan juga akan dikenakan terhadap mereka yang tidak melaporkan insiden itu kepada para pemimpin mereka serta mereka yang bertanggung jawab mengawasi operasi tersebut, tambah pernyataan tersebut. (IMC03)


Komentar

Berita Terkini

Indeks
36 menit yang lalu

Ini Isi Pertemuan Erwan Malik CS dengan Plt Gubernur Jambi

IMCNews.ID, Jambi - Plt Gubernur Jambi, Fachrori Umar bertemu dengan Erwan Malik, Saipudin dan Arfan di Lapas Klas II A Kota Jambi, pagi ini...
sekitar 1 jam yang lalu

Dipanggil yang Kuasa, Ini Dia Kenangan Sy Fasha tentang Sosok Sang Kakak H Syaiful Anwar Hadi

IMCNews.ID, Kota Jambi - H Syaiful Anwar Hadi, kakak sulung tercinta dari Walikota Jambi yang kini sedang memasuki masa cuti kampanye Pilwako Sy...
2 jam yang lalu

Peringati Hari Bakti Pemasyarakatan, Plt Gubernur Sempatkan Bertemu Erwan CS

IMCNews.ID, Jambi - Plt Gubernur Jambi, Fachrori Umar memanfaatkan Hari Bakti Pemasyarakatan untuk bertemu dengan tiga tersangka kasus OTT KPK yang...
2 jam yang lalu

Aktifkan Jembatan Timbang Dianggap Tak Akan Selesaikan Masalah Angkutan Batubara

IMCNews.ID, Kota Jambi - Mengaktifkan kembali jembatan timbang di Muara Tembesi saat ini tengah diwacanakan. Ketua DPRD Provinsi Jambi, Cornelis...
15 jam yang lalu

FSGI Minta Mendikbud Evaluasi Pelaksanaan UNBK, Ini Alasannya...

IMCNews.ID, Jakarta - Wakil Sekretaris Jenderal Federasi Serikat Guru Indonesia Fahriza Marta Tanjung meminta Menteri Pendidikan dan Kebudayaan...
15 Oktober 2016 - 19:02:00 WIB Dibaca: 75416 kali

Kompleks WTC Batanghari Ambruk

07 April 2017 - 18:15:28 WIB Dibaca: 65580 kali

VIRAL!! Ini Dia Video Bentrok Sales Oppo & Vivo

03 Juni 2017 - 20:50:27 WIB Dibaca: 62545 kali

181 ASN Lulus Adm Lelang Jabatan Pemprov Jambi, Ini Dia Nama-namanya

02 Januari 2018 - 12:12:55 WIB Dibaca: 58302 kali

Ternyata Ini Penyebab Utuhnya Jasad Ismiati Setelah Dikubur 13 Tahun

11 Agustus 2016 - 22:10:30 WIB Dibaca: 40728 kali

Breaking News: Ketua DPRD Sarolangun Ditangkap Nyabu

26 Agustus 2016 - 21:56:00 WIB Dibaca: 37259 kali

Rektor Marah Dan Bubarkan Perpeloncoan di Opspek

24 Mei 2016 - 20:15:09 WIB Dibaca: 35682 kali

Ini Dia, Pahlawan Lalu Lintas Kota Jambi

01 Agustus 2016 - 13:02:11 WIB Dibaca: 35305 kali

Alamak: Usai Nyabu, Ketua PAN Batanghari Ditangkap BNN

26 Juli 2017 - 16:07:38 WIB Dibaca: 33387 kali

Cantiknya Ibu Bhayangkari Selingkuhannya Oknum Perwira Polres di Jambi

26 April 2018 - 20:31:39 WIB

Untung, PGN Bagikan Dividen Rp766,27 Miliar