06 Desember 2017, 18:20:25 WIB

Akademisi Unja Sebut Kendala KPH Adalah Permodalan dan SDM

Akademisi Unja Sebut Kendala KPH Adalah Permodalan dan SDM
Pengelolaan hutan jambi. (Ist)

IMCNews.ID, Jambi - Akademisi Fakultas Kehutanan Univeristas Jambi Dr Forst Bambang Irawan mengatakan, pemerintah perlu menguatkan peran Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) untuk meningkatkan usaha masyarakat melalui mekanisme pengelolaan perhutanan sosial di Jambi.
"KPH di Jambi memang sudah lama diinisasi, tapi dalam perjalanannya sebagai pengelolaan kawasan hutan ditingkat tapak masih banyak terkendala, sehingga perlu penguatan," kata Bambang Irawan di Jambi, Rabu (6/12).
Menurut Bambang yang juga Dekan Fakultas Kehutanan Unja, KPH sebagai unit pengelola kawasan hutan di tingkat tapak masih terkendala sumber daya manusia (SDM), akses permodalan dan akses kelembagaannya itu sendiri.
"KPH begitu juga di Jambi masih lambat, rata-rata pengelolaan hutan ditingkat tapak belum menunjukan hasil untuk meningkatkan usaha masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan hutan," katanya.
Masalah dan kendala yang begitu masif itu kata dia, karena sebagian KPH yang telah dibentuk itu tidak mempunyai sumber daya manusia yang memadai.
"Mekanisme perhutanan sosial 12,7 juta hektare hingga 2019 itu pengelolaannya ada ditingkat tapak (KPH), jadi peran KPH itu sendiri harus dikuatkan," kata dia.
Pemerintah sendiri menurut Bambang, saat ini belum begitu sepenuhnya mendukung peran KPH sebagai unit pengelola hutan ditingkat tapak, sehingga peran KPH yang telah diinisasi cukup lama itu masih lambat hingga saat ini.
Sehingga jika unit pengelolaan hutan di tingkat itu memiliki sumber daya manusia dan akses permodalan yang memadai, maka harus bisa menghasilkan keuntungan secara finansial bagi masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan hutan.
"Karena mengelola kawasan hutan itu tidak sederhana, maka harus ada sumber daya manusia yang memadai, termasuk juga akses permodalan, sehingga nantinya manjadi unit bisnis untuk pengelolaan ditingkat tapak," katanya menjelaskan.
Selain itu, pihaknya juga meminta pemerintah harus memetakan masyarakat yang mengelola pehutanan sosial sehingga pengelolaanya pada masyarakat menjadi lebih tetap sasaran.
"Harus dipetakan mana masyarakat miskin yang memang betul-betul tergantung pada pemanfaatan hutan, dan mana pemodal yang hanya ingin menguasai lahan dengan cara tertentu," katanya.

"Kalau tidak dipetakan maka perhutanan sosial itu jadi melegalkan yang tidak legal, karena orang bisa menguasai lahan secara berbondong-bondong untuk mendapatkan akses perhutananan sosial itu," katanya menambahkan.
Sementara itu, realisasi program perhutanan sosial di Provinsi Jambi untuk membantu perekonomian masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan hutan telah mencapai 105.262 hektare.
Dari luasan tersebut terbagi atas Hutan Desa seluas 83.575 hektare, Hutan Kemasyarakatan 4.701 hektare, Hutan Tanaman Rakyat 7.771 hektare dan Kemitraan 9.221 hektare. (IMC03)


Komentar

Berita Terkini

Indeks
3 jam yang lalu

Zola dan Fasha Ajukan Cuti Hadapi Pilkada, Bagaimana Petahana yang Lain?

IMCNews.ID, Jambi - Pemilihan Kepala Daerah menghitung hari. Kabupaten Merangin dan Kerinci serta Kota Jambi kini tengah menggelar pesta...
3 jam yang lalu

Helm Sering Hilang, Ini Alasan Zola Tukar Penjagaan Kantor Gubernur

IMCNews.ID, Jambi - Sempat menuai polemik soal pergantian penjagaan Kantor Gubernur Jambi. Bila sebelumnya penjagaan dilakukan Satpol PP, kini...
3 jam yang lalu

Eks Komisioner KPU Sebut Pernah Dapat Ancaman saat Rapat DPR

IMCNews.ID, Jakarta - Eks Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) periode 2012-2017 Hadar Navis Gumay mengaku, pernah mendapat ancaman dan...
3 jam yang lalu

Gubernur Anies, Becak dan Jakarta Tempo Dulu

IMCNews.ID, Jakarta - Wacana Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang berkukuh menghidupkan becak sebagai salah satu opsi moda transportasi di Ibu...
4 jam yang lalu

Dorr! Kronologi Kader Gerindra Ditembak Mati Polisi

IMCNews.ID, Jakarta - Kepolisian Resor Kota Bogor tengah menyelidiki kasus perkelahian yang melibatkan seorang anggota polisi dan berujung pada...
15 Oktober 2016 - 19:02:00 WIB Dibaca: 74703 kali

Kompleks WTC Batanghari Ambruk

07 April 2017 - 18:15:28 WIB Dibaca: 65055 kali

VIRAL!! Ini Dia Video Bentrok Sales Oppo & Vivo

03 Juni 2017 - 20:50:27 WIB Dibaca: 61986 kali

181 ASN Lulus Adm Lelang Jabatan Pemprov Jambi, Ini Dia Nama-namanya

02 Januari 2018 - 12:12:55 WIB Dibaca: 57513 kali

Ternyata Ini Penyebab Utuhnya Jasad Ismiati Setelah Dikubur 13 Tahun

11 Agustus 2016 - 22:10:30 WIB Dibaca: 40380 kali

Breaking News: Ketua DPRD Sarolangun Ditangkap Nyabu

26 Agustus 2016 - 21:56:00 WIB Dibaca: 36984 kali

Rektor Marah Dan Bubarkan Perpeloncoan di Opspek

24 Mei 2016 - 20:15:09 WIB Dibaca: 35377 kali

Ini Dia, Pahlawan Lalu Lintas Kota Jambi

01 Agustus 2016 - 13:02:11 WIB Dibaca: 34872 kali

Alamak: Usai Nyabu, Ketua PAN Batanghari Ditangkap BNN

26 Juli 2017 - 16:07:38 WIB Dibaca: 32082 kali

Cantiknya Ibu Bhayangkari Selingkuhannya Oknum Perwira Polres di Jambi

21 Januari 2018 - 11:14:02 WIB

Gubernur Anies, Becak dan Jakarta Tempo Dulu