IMCNews.ID, Muarojambi - Luas lahan terkabar hingga Kamis (27/8/2026) kemarin telah mencapai 325,38 hektare. Di mana, seluas 260,50 hektare di antaranya merupakan lahan gambut.
Menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang kian serius ini, Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi, menetapkan status tanggap darurat Karhutla.
Penetapan status ini dilakukan berdasarkan hasil rapat koordinasi forum komunikasi pimpinan daerah (forkompimda) terkait dengan dampak kebakaran tersebut.
"Kita menaikkan status menjadi tanggap darurat," kata Wakil Bupati Muaro Jambi Junaidi Mahir, Kamis.
Evaluasi perkembangan karhutla telah dilakukan dan langkah penanganan yang lebih cepat dan terukur ditentukan.
Ia menjelaskan kondisi karhutla di wilayah itu masih menjadi perhatian serius pemerintah.
Meski jumlah titik api disebut mulai menurun dibandingkan dengan sebelumnya, upaya pemadaman tetap dilakukan.
Peningkatan status menjadi tanggap darurat merupakan bentuk keseriusan pemerintah daerah dalam memperkuat penanganan.
Dengan status darurat, penanganan diharapkan dapat dilakukan lebih cepat, dan terkoordinasi.
"Pemkab Muaro Jambi bersama unsur terkait juga terus melakukan koordinasi untuk memastikan titik-titik api dapat segera ditangani dan tidak meluas," katanya. (*)
Satgas Kerahkan Waterbombing dan Alat Berat Atasi Karhutla Tahura Orang Kayo Hitam
Soal Anggaran, Al Haris Ingatkan OPD Untuk Fokus, Efektif, Efisien dan Berdampak
Program Pemutihan Pajak Kendaraan Diperpanjang Sampai Akhir Tahun
Jarak Pandang Minim, Sejumlah Penerbangan Menuju Bandara Jambi Tertunda
Pemprov Jambi Gandeng LAN RI Cetak Aparatur Berkualitas hingga Tingkat Desa
Bakal Ada Tambahan 1 Juta Sambungan Gas Rumah Tangga, Langkah Kurangi Gas 3 Kg