IMCNews.ID, Kerinci - Sebanyak 100 ribu wisatawan diproyeksikan mengunjungi sejumlah objek wisata yang ada di Kerinci selama libur lebaran Idul Fitri 1447H/2026.
"Kita (Pemerintah) menargetkan seratus ribu kunjungan, semua sudah kita siapkan agar masyarakat Kerinci dan luar daerah nyaman selama berada di lokasi wisata," kata Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kerinci Jamal Penta Putra, Senin (23/3/2026).
Target kunjungan akan dihitung selama 12 hari mulai 22 Maret hingga 1 April 2026 di empat lokasi wisata yang dikelola pemerintah daerah.
Sementara itu, untuk objek wisata mandiri atau perorangan tidak termasuk dalam hitungan target kunjungan yang ditetapkan.
Empat objek wisata yang dia maksud di antaranya Danau Kerinci, Air Panas Semurup, Aroma Pecco Kayu Aro dan Air Tejun Telun Berasap.
Selama libur lebaran dia mengatakan pengunjung dikenakan biaya masuk sebesar Rp10 ribu di satu objek wisata yang didatangi.
Biaya tersebut telah dikuatkan dalam peraturan daerah (Perda) Kabupaten Kerinci, termasuk pemberlakuan tarif parkir sebesar Rp4.000 (roda empat), dan Rp3.000 untuk kendaraan roda dua.
"Hari ini kita lakukan monitoring di empat objek wisata memastikan semua berjalan sesuai ketentuan," ujarnya.
Salah satu pengunjung objek wisata air terjun Telun Berasap mengaku biaya parkir dan karcis masuk tidak serupa dengan ketentuan pemerintah.
Ia mengaku saat parkir petugas meminta pungutan sebesar lima ribu rupiah serta biaya masuk per orang Rp15 ribu.
Terkait kejanggalan itu, dirinya berharap pemerintah mengambil sikap tegas kepada petugas parkir dan loket pintu masuk.
"Memang masih wajar, tapi nanti takutnya citra pemerintah yang buruk karena masih ada upaya pungutan di luar ketentuan," ungkapnya.
Berdasarkan keterangan petugas lapangan di loket masuk kawasan air terjun, pengunjung diberikan dua karcis berbeda, satu karcis untuk biaya masuk sebesar Rp10 ribu dan tambahan biaya senilai lima ribu rupiah untuk jasa hiburan musik di dalam lokasi air terjun. (*)
Lebih Dari 10 Tahun Rusak, Kemas Faried Respon Keluhan Warga RT 17 Simpang Rimbo Soal Jalan
Menhut Minta Aparat Terkait Waspada, Tingkatkan Patroli di Wilayah Rawan Karhutla
BPOM Diminta Ambil Sampel dan Periksa Makanan MBG dari 46 SPPG di Kota Jambi Secara Berkala
Lepas 442 JCH Kloter BTH 19, Gubernur Ingatkan Jamaah Fokus Ibadah
Belasan Jurnalis Bersama Asian Agri Sambangi Kebun Mitra Swadaya
Jalan Rusak & Tumpukan Angkutan Batu Bara Sebabkan Kemacetan Panjang di Batang Hari