Kemenhut Bentuk Tim Investigasi Pembalakan Liar di Sumut, Sumbar dan Aceh

Jumat, 05 Desember 2025 - 15:21:15 WIB

Potongan kayu yang terbawa arus saat banjir melanda wilayah Sumatera.
Potongan kayu yang terbawa arus saat banjir melanda wilayah Sumatera.

IMCNews.ID, Jakarta - Kementerian Kehutanan (Kemenhut) dan Kepolisian RI membentuk tim untuk melakukan investigasi terkait gelondongan kayu yang terbawa banjir di wilayah Sumatera Utara (Sumut) Sumatera Barat (Sumbar) dan Aceh.

Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni menyebut tim akan melakukan investigasi asal usul kayu-kayu yang terseret banjir tersebut.

"Kemarin Pak Menko (PMK) Pratikno berserta Pak Mensesneg dan Seskab juga sudah menginstruksikan agar Satgas PKH (Penertiban Kawasan Hutan) bergerak. Jadi nanti MoU kami dengan Kepolisian RI akan diintegrasikan dengan PKH untuk sesegera mungkin membuktikan atau menemukan asal usul kayu tersebut," kata Menhut Raja Antoni dalam rapat kerja dengan Komisi IV DPR RI di Jakarta, Kamis (4/12/2025).

"Bila ditemukan ada unsur pidana maka kami tindaklanjuti dengan proses penegakan hukum setegas-tegasnya," tambahnya.

Dia menyebut jajaran Kemenhut sudah melakukan penyusuran sungai dengan bantuan drone guna memantau jalur daerah aliran sungai (DAS) yang dilewati material kayu tersebut.

Pihaknya juga sudah menggunakan aplikasi Alat Identifikasi Kayu Otomatis (AIKO) untuk melakukan analisis kayu terbawa banjir.

Mulai dari jenis kayu, penampakan fisik kayu dan penampakan tanda bekas perlakuan manusia terhadap kayu.

"Data ini menjadi salah satu bagian investigasi yang akan kami tindaklanjuti bersama Polri dan Satgas PKH. Sekali lagi, untuk membuka kepada publik sejujur-jujurnya, seluas-luasnya, setransparansi mungkin dari mana kayu ini berasal," kata Menhut.

Sebelumnya, pihak Kemenhut juga mengatakan telah mengidentifikasi sejumlah subjek hukum yang berkontribusi terhadap banjir di sejumlah wilayah Sumatera. (*)



BERITA BERIKUTNYA