IMCNews.ID, Jakarta - Koperasi desa atau kelurahan bisa menjadi pangkalan resmi penyaluran LPG 3 kg. Kepastian itu disampaikan Menteri Koperasi, Ferry Juliantono.
Ferry mengatakan pihaknya sudah berdiskusi dan rapat dengan kementrian ESDM agar Kopdes Merah Putih bisa menjadi pangkalan LPG 3 kg.
“Meskipun Keputusan Menteri ESDM-nya menetapkan kopdes sebagai subpangkalan, tetapi hasil diskusi rapat dengan Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM itu menetapkan risiko kopdes ini rendah, sehingga kita bisa melakukan kegiatan penjualan LPG 3 kg setara dengan pangkalan,” kata Ferry setelah serah terima jabatan, Selasa (9/9/2025) lalu.
Ferry, yang menggantikan menteri sebelumnya Budi Arie Setiadi, menambahkan jumlah tabung dan skema distribusi akan tetap mengikuti aturan yang ditetapkan oleh PT Pertamina Patra Niaga.
Ia menambahkan, kopdes di desa dengan populasi besar akan diakomodasi sebagai pangkalan.
Sementara yang berada di daerah dengan sedikit anggota akan berfungsi sebagai subpangkalan.
Selain itu, Ferry juga menjamin harga jual LPG 3 kg di kopdes akan disesuaikan dengan harga agen.
Langkah ini diambil untuk memastikan harga yang stabil dan terjangkau bagi masyarakat desa. (*)
Pemerintah Diminta Percepat Substitusi Impor Sikapi Rupiah yang Kian Melemah
Lepas 444 JCH BTH 20, Wagub Sani: Sempurnakan Rukun Haji, Doakan Jambi dari Tanah Suci
Lebih Dari 10 Tahun Rusak, Kemas Faried Respon Keluhan Warga RT 17 Simpang Rimbo Soal Jalan
Menhut Minta Aparat Terkait Waspada, Tingkatkan Patroli di Wilayah Rawan Karhutla
BPOM Diminta Ambil Sampel dan Periksa Makanan MBG dari 46 SPPG di Kota Jambi Secara Berkala
Rp200 Triliun Uang Negara Ngendap di BI Dialirkan ke Perbankkan Mulai Hari Ini