IMCNews.ID, Jakarta - Pengentasan kemiskinan ekstrem ditargetkan akan selesai dalam dua tahun. Sehingga, dalam dua tahun tak ada lagi kemiskinan ekstrem.
“Maksimal dua tahun tidak ada kemiskinan ekstrem lagi. Maksimal. Mudah-mudahan bisa lebih cepat. Selain itu mengatasi kemiskinan hingga maksimal 5 persen," kata Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pemberdayaan Masyarakat (PM) Abdul Muhaimin Iskandar.
Pernyataan itu dia sampaikan dalam "Dialog Bersama Kepala Desa, Pendamping Desa, dan Masyarakat dalam Penanggulangan Kemiskinan" di Desa Gunturmadu, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah.
Dia menyebut pengentasan kemiskinan menjadi prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Muhaimin menyampaikan Kabupaten Wonosobo merupakan salah satu daerah yang menjadi fokus pemerintah dalam penanganan kemiskinan.
Selain itu Muhaimin juga meminta pemerintah daerah (pemda) bersinergi bersama Kementerian/Lembaga (K/L) supaya pengentasan kemiskinan memberikan dampak yang signifikan.
"Untuk itu perhatian serius, saya minta kepada seluruh kementerian terkait infrastruktur, kemudian berbagai peningkatan kualitas SDM, akses-akses yang bersifat bantuan langsung, masuk dalam peta gerakan total dalam memperkuat upaya penanganan kemiskinan," ujarnya. (*)
Sambangi Korban Kebakaran di Tanjabtim, Gubernur Bantu Biaya Pembangunan Rumah
Karhutla Jambi Kian Meluas, Hotspot Capai 4.412 Titik, 954 Hektare Lahan Terbakar
Kabut Asap Kian Pekat, PT SAS Bagikan 10.000 Masker untuk Warga Jambi
Jambi Dapat Bantuan Pembangunan 500 Titik Sumur Bor Tangani Karhutla
Gubernur Turun ke Sarolangun Tangani Karhutla, Minta Waterbombing untuk Pendinginan