IMCNews.ID - Erupsi Gunung Marapi menjadi pengalaman tak terlupakan oleh para pendaki yang selamat. Ada sebanyak 25 pendaki Gunung Marapi asal Provinsi Riau selamat dalam kejadian itu.
Salah satunya adalah Sri Wahyuni (21). Perempuan asal Kota Pekanbaru sampai ke Puncak Merpati yang jadi tujuan semua pendaki Gunung Marapi.
Beberapa jam menikmati keindahan dari Puncak Merpati Gunung Marapi, Sri bersama 9 teman pendaki lainnya turun ke camp atau tempat berkemah.
"Sampai di camp pukul 13.35 WIB. Nah erupsinya itu sekitar jam 14.45 WIB, posisinya kami saat itu masih berada di pos 5," kata Sri dikutip dari liputan6.com, Sabtu (9/12/2023).
Tak terlintas bahwa Gunung Marapi akan erupsi. Sebab, tak ada peringatan Soal aktivitas gunung Marapi yang sedang aktif. Saat itu dia mengaku mendengar suara letusan keras.
"Tidak lama setelah itu terjadi hujan batu dan ranting pohon berjatuhan," kata Sri.
Dia lalu berlari kencang diikuti temannya yang lain. Dia mencari pohon besar untuk berlindung dan sembunyi dari kejaran abu vulkanik.
"Mencari perlindungan di bawah pohon besar, kami bersembunyi di situ terus," ujarnya.
Setelah hujan abu reda, Sri dan rekannya kembali lari ke bawah tanpa berhenti. Dia pun akhirnya sampai ke pos 3 dan bertemu 3 temannya yang sudah turun lebih dulu.
"Ketika sudah kumpul semua, kami sama-sama lari ke bawah sekuat tenaga tanpa henti," jelasnya.
Dia akhirnya sampai di pos 2 lalu berhenti sejenak. Kemudian lari kembali ke bawah dan sampai di pos BKSDA dengan selamat.
"Ada salah satu teman kakinya yang keseleo," ungkapnya.
Dia bersama 9 temannya memutuskan untuk langsung pulang ke Pekanbaru.
"Yang jelas, suara ledakannya besar, sampai sekarang juga masih terngiang suara ledakannya," kata Sri.
"Saya berharap, agar Gunung Marapi cepat pulih, dan teruntuk teman-teman yang mendaki tolong dijaga," harapnya. (*)
Lepas 443 JCH Provinsi Jambi Kloter BTH 21, Wagub Sani: Jaga Kesabaran dan Keikhlasan
Pemerintah Diingatkan Jaga Kepercayaan Psar Imbas Utang Negara dan Tekanan APBN
Judi Online Racuni Hampir 200 Ribu Anak Indonesia, Bahkan Usia di Bawah 10 Tahun
Pemerintah Diminta Percepat Substitusi Impor Sikapi Rupiah yang Kian Melemah
Lepas 444 JCH BTH 20, Wagub Sani: Sempurnakan Rukun Haji, Doakan Jambi dari Tanah Suci
Target Besar Kepala BNN yang Baru Dilantik Presiden Jokowi: Kita Miskinkan Bandar Narkoba