Pompong Muatan Pinang Karam di Muarasabak Ulu, Satu Tewas

Selasa, 18 April 2023 - 04:04:24 WIB

IMCNews.ID, Muarasabak - Kecelakaan transportasi air kembali terjadi di perairan timur Jambi, Senin (17/4/2023). Sebuah kapal Pompong yang digunakan untuk melangsir buah pinang tenggelam di Parit Dogak, RT 06, Kelurahan Muara Sabak Ulu, Kecamatan Muara Sabak Timur, Tanjab Timur.

Satu orang penumpang Pompong dilaporkan hilang dalam insiden sekitar pukul 04.30 Wib tersebut. Korban bernama Dedek (19), warga RT 03, Kelurahan Muara Sabak Ulu. 

Korban baru ditemukan 11 jam setelah kejadian dalam kondisi sudah meninggal dunia.

Sementara dua penumpang lainnya, Dahlan dan Bujang berhasil menyelamatkan diri.

Kapolres Tanjabtim, AKBP Heri S melalui Kasat Polairud, AKP A Soekany mengatakan, pihaknya mendapat laporan dari salah satu korban selamat, Dahlan sekitar pukul 06.15 WIB. 

Dari keterangan Dahlan diketahui, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 04.30 WIB. 

Pompong muatan buah pinang yang ditumpangi Dahlan, Ambok Lung dan Dedek tetiba tenggelam di Tanjung Putat Sungai Batanghari. 

"Korban yang bernama Dedek hilang tenggelam, jasad korban baru ditemukan sore ini sekitar pukul 17.00 WIB (kemarin, red)," katanya.

Heri menjelaskan, sebelum peristiwa itu terjadi, Dedek bersama Dahlan dan Ambok Lung pergi ke kebun milik Dahlan di Parit Gogak, Kecamatan Muara Sabak Barat untuk mengangkut buah pinang. 

Setelah buah pinang dimuat ke atas pompong, lalu rencananya dibawa ke rumah Dahlan yang berada di RT 04 Kelurahan Muara Sabak Ulur.

"Di perjalanan tepatnya di Tanjung Putat tiba-tiba pompong kemasukan air dari haluan, sehingga pompong tenggelam," terangnya. 

Pada saat itu, lanjut Heri, Dahlan bersama Ambok Lung berhasil berenang ke tepi sungai. Sedangkan korban Dedek tidak berhasil ke tepi sungai dan hilang tenggelam. 

Selanjutnya Dahlan meminta pertolongan kepada warga setempat dan melaporkan kepada Sat Polairud Polres Tanjabtim.

"Waktu kejadian kondisi air sedang berjalan surut dan kondisi air sekarang ini di sekitar TKP mulai berjalan pasang," jelasnya.

Menurut Heri, untuk pencarian korban, Satpol Airud Polres Tanjabtim menerjunkan Armada Sat Polairud 1 unit kapal C3 dan 1 unit speedboat dengan personil 6 orang dibantu instansi terkait dan masyarakat dengan menggunakan armada speed boat 2 unit dan pompong 10 unit. 

"Luasan pencarian korban dilakukan dari lokasi jatuhnya korban di perairan Tanjung Putat Sabak Ulu ke arah ilir sampai ke perairan Kenge," sebutnya.

Sementara, Kepala Kantor Basarnas Jambi, Kornelis menuturkan, bahwa setelah pihaknya mendapatkan informasi tersebut, Tim dari Kantor Basarnas Jambi langsung diberangkatkan untuk ikut melakukan pencarian di lokasi kejadian. 

"Peralatan yang dibawa antara lain perahu Karet, Rescue Truck, peralatan Aqua Eyes Sonar Underwater, peralatan Water Rescue, peralatan evakuasi dan komunikasi," tutupnya. (*)



BERITA BERIKUTNYA