Penghapusan Data Kendaraan Mati Pajak hingga 2 Tahun Bakal Segera Direalisasikan

Selasa, 17 Januari 2023 - 16:16:09 WIB

IMCNews.ID, Jambi - Ditlantas Polda Jambi akan segera menerapkan aturan pemblokiran atau penghapusan data surat tanda nomor kendaraan (STNK) pada 2023 ini.

Penghapusan data ini berlaku jika dua tahun berturut-turut pajak kendaraannya tidak dibayarkan. 

Dirlantas Polda Jambi, Kombes Pol Dhafi mengatakan, aturan penghapusan data STNK kendaraan akan dimulai setelah berakhirnya masa pemutihan pajak yang kini masih diberlakukan Pemerintah Provinsi Jambi.  

"Penerapan aturan penghapusan data STNK kendaraan jika tidak dibayarkan dua tahun berturut-turut dipending dulu, hingga masa pemutihan pajak selesai," katanya, Senin (16/1/2023). 

Menurut Dhafi, aturan penghapusan data kendaraan setelah STNK dibiarkan mati dua tahun sudah ada sejak 2009.

Ketentuan penghapusan data STNK kendaraan tersebut tertuang dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

Pada Pasal 74 Ayat 3 diatur bahwa 'Kendaraan Bermotor yang telah dihapus sebagaimana dimaksud pada ayat (1) tidak dapat diregistrasi kembali'. 

"Ayat 1 yang dimaksud menjelaskan tentang dua cara penghapusan data kendaraan, yaitu dari permintaan pemilik dan pertimbangan pejabat berwenang soal registrasi kendaraan yakni kepolisian," jelasnya. 

Untuk diketahui, program pemutihan pajak saat ini diberlakukan Pemprov Jambi sejak 6 Januari - 6 April 2023 mendatang. 

Pada masa waktu pemutihan pajak habis, Ditlantas Polda Jambi baru memberlakukan aturan penghapusan data kendaraan jika tidak dibayar berturut-turut selama 2 tahun. 

Di bagian lain, Ditlantas Polda Jambi meminta kepada Pemerintah Provinsi Jambi untuk menambahkan barcode dalam setiap stiker nomor lambung angkutan batu bara. 

Kombes Pol Dhafi mengatakan barcode ini bertujuan untuk mempermudah melakukan transaksi distribusi.

"Kalau ada barcode kan enak, tinggal scan saja jadi langsung jalan. Sehingga tidak menimbulkan kemacetan panjang," kata Dhafi. 

Dia juga meminta agar lebih efektif, stiker nomor lambung tidak hanya terpasang di bagian depan mobil truk batu bara.

Lebih baik, stiker nomor lambung terpasang di setiap sisi mobil truk batubara agar lebih terlihat.

"Nanti kita akan koordinasikan kembali dengan Kadishub Provinsi Jambi mengenai pemasangan stiker nomor lambung untuk truk batubara," terangnya.

Sebelumnya, Dinas Perhubungan Provinsi Jambi melaksanakan pemasangan stiker nomor lambung untuk truk batubara. Setidaknya terdapat 11.500 mobil truk batubara yang telah terdata untuk dilakukan pemasangan stiker nomor lambung.

Dhafi menegaskan pemasangan nomor lambung pada truk batubara ini merupakan langkah yang baik dan efisien. Karena, dengan adanya stiker nomor lambung bisa mengetahui asal usul truk batubara tersebut. 

"Jadi nanti di setiap persimpangan itu bisa ketahui mobil truk ya dari nomor lambung, jika ada sesuatu pun lebih gampang karena tau asal mobil truk batubara ini asalnya dari perusahaan mana dan tujuannya kemana," katanya.

Dia menambahkan tugas Ditlantas Polda Jambi menjaga keseimbangan angkutan batubara di jalan mulai dari keluar mulut tambang hingga masuk ke pelabuhan agar tidak terjadi kemacetan.

"Jadi nanti kita liat volumenya di jalan, apabila masih menyebabkan kemacetan akan kita berlakukan jam keluar truk batubara dari mulut tambang," katanya. (*)



BERITA BERIKUTNYA