Gubernur Al Haris Sebut Kerinci Butuh Lima Jalur Evakuasi Susul Meningkatnya Aktifitas Gunung Kerinc

Senin, 16 Januari 2023 - 09:18:35 WIB

IMCNews.ID, Kerinci - Meningkatnya aktifitas Gunung Kerinci dalam satu pekan terakhir, dengan mengeluarkan abu Vulkanik yang tertinggi mencapai 1200 meter membuat masyarakat harus makin waspada.

Pemerintah provinsi pun pada Sabtu kemarin (14/01/2023) telah melaksanakan apel kesiapsiagaan bencana erupsi Gunung Kerinci, di lapangan PTPN VI di kayu Aro.

Hal ini merupakan upaya dan langkah untuk menyelamatkan jiwa masyarakat yang berada di sekitar Gunung Kerinci.

Data yang diperoleh, jika terjadi letusan Gunung Kerinci maka ada sekitar 80 ribu jiwa yang harus dievakuasi di tiga kecamatan di sekitar Gunung Kerinci yakni Kayu Aro, kayu Aro Barat dan Gunung Tujuh. 

Dibutuhkan minimal lima jalur evakuasi di wilayah tersebut. Gubernur Jambi Al Haris, mengatakan bahwa pihaknya sudah mendapatkan laporan dari Bupati Kerinci ada 5 Desa yang sangat membutuhkan jalur evakuasi jika terjadi letusan Gunung Kerinci. 

Hal tersebut akan diupayakan karena jalan tersebut akan melintasi TNKS.

"Kita akan mencoba menembus jalur TNKS itu, dengan meminta pihak terkait yang bisa mendukung kita ini. Nanti kita minta koordinasi dengan BNPB. Sejak tahun 2015 lalu kita sudah mengajukan bersama pak Bupati, tapi terkendala izinnya," jelasnya.

Terakait jalur evakuasi dari Renah Pemetik ke kabupaten Bungo, pihaknya akan terus berupaya untuk mendapatkan izin. 

"Karena ini bencana mesti harus diambil langkah, saya juga akan menghadap pak presiden terkait jalur evakuasi," pungkasnya.

Sementara Bupati Kerinci, H.Adirozal, usai mengikuti apel kesiapsiagaan bencana erupsi Gunung Kerinci, mengatakan ada sekitar 80 ribu jiwa yang berada di tiga Kecamatan di dekat Gunung Kerinci yakni Gunung Tujuh, Kayu Aro dan Kayu Aro Barat akan terdampak.

"Saat ini baru ada empat titik jalan evakuasi dan kita butuh lima jalan evakuasi baru aman. Empat titik jalan evakuasi sudah disiapkan pemerintah kabupaten Kerinci, dan kita butuh satu lagi yakni untuk lima desa di kecamatan Gunung Tujuh yang menuju arah Renah Pemetik yang melintasi sekitar 8 km wilayah TNKS. Itu lah akan berusaha kita perjuangkan jalan tersebut agar dapat dibangun. Untuk jalan evakuasi saat ini masih belum mendapat izin dari kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan," jelasnya.

Dia menyebutkan, jika sudah ada lima jalan evakuasi maka sudah bisa dikatakan aman jika suatu saat terjadi letusan Gunung Kerinci. 

"Kerinci melalui instansi terkait sudah sering melakukan simulasi penyelamatan di desa agar masyarakat paham jika terjadi satu saat letusan maka mereka harus lari kemana mereka sudah paham," ujarnya.

Dia menambahkan untuk saat ini ada lima desa yang belum dibuat jalan evakuasi karena melintasi hutan TNKS. Namun pada dasarnya jalan setapak sebenarnya sudah ada, namun kita perlu dilebarkan tapi terkendala izin. 

"Ada sekitar 8 km yang harus melintasi kawasan Hutan TNKS," terangnya. (adv)



BERITA BERIKUTNYA