IMCNews.ID, Jambi - Gubernur Jambi, Al Haris resmi mengumumkan kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP) Jambi tahun 2023 sebesar 9,04 persen.
Dia menyebut, UMP Jambi tahun 2023 naik menjadi Rp 2.943.000 dari sebelumnya sebesar Rp 2.699.000.
"UMP Jambi sudah saya teken tadi malam hasil rapat dewan pengupahan. UMP Jambi 2.933.000," kata Al Haris, Senin (28/11/2022).
Dia mengatakan, bahwa kenaikan besaran UMP ini berdasarkan masukan yang diterima Disnaker dari hasil survei yang dilakukan oleh BPS Provinsi Jambi.
"Memang kenaikkannya cukup besar Rp244.000. Ini kan hasil survei BPS yang memberikan masukkan kepada Disnaker," katanya.
Selain itu, ia juga mengungkapkan bahwa kenaikan UMP ini bertujuan untuk meningkatkan daya beli masyarakat di Provinsi Jambi.
"Ini ada alasannya, apa alasannya?. Pertama Jambi termasuk inflasi tertinggi Se-Indonesia. Ketika inflasi tinggi masyarakat lemah daya belinya. Maka penting UMP dinaikkan agar mereka punya daya beli yang tinggi," ujarnya.
"Oleh karena itu, ini rasional lah. Tinggal nanti dijabarkan oleh para pengusaha," pungkasnya. (*/IMC01)
Bahlil Tutup Jalur Transit Ekspor SDA, Mulai 2027 Batu Bara Wajib Lewat Danantara
Presiden Prabowo Dijadwalkan ke Jambi, Gubernur Al Haris Matangkan Persiapan HCS 2026
Skor Indeks Demokrasi Jambi Turun, Kesetaraan dan Kebebasan Disorot
Catatan Penurunan APBD Kota Jambi 2027: Ujian Kemandirian Fiskal dan Kualitas Belanja
Ekonomi RI Tumbuh 5,45 Persen, Airlangga Klaim Lampaui Negara G20
Sinergi PHR dan Aparat Penegak Hukum Ungkap DPP Ilegal Tapping Pertamina EP Jambi
APBD Kota Jambi 2023 Disahkan Rp1,7 Triliun, Infrastruktur Masih Prioritas