Jembatan di Tebo Jebol, Tronton dan Fuso Tak Boleh Lewat

Rabu, 18 Mei 2022 - 19:12:39 WIB

IMCNews.ID, Tebo - Jembatan di jalan lintas tengah Sungai Bengkal-Tebo, tepatnya di Dusun Rejosari Desa Mengupeh Kecamatan Tengah Ilir Kabupaten Tebo jebol, Senin malam (16/5). Masyarakat setempat menuding rusaknya jembatan tersebut disebabkan sering dilewati truk CPO dan batu bara yang melebihi tonase. 

Akibat jebolnya jembatan tersebut, ratusan mobil dan truk terjebak macet hingga 6 KM.

Fikur Riza salah seorang pengendara mengatakan, ketika dia melintas sekira pukul 18.00 WIB, tanda-tanda keretakan jembatan sudah terlihat. 

Kemudian dia bersimpangan dengan truk CPO dan batubara. Dia menduga, jebolnya jembatan tersebut selain dimakan usia, juga disebabkan kendaraan melebihi tonase banyak melintas. Untuk itu dia berharap pihak terkait segera memperbaiki kondisi jembatan tersebut. "Sesampainya saya di rumah, ado kabar jembatan jebol," katanya. 

Mohammad Rizal (30), masyarakat setempat mengatakan kemacetan akibat jebolnya jembatan ini sepanjang 3 KM dari arah Jambi. Begitu juga sebaliknya dari arah Tebo. Dia mengaku terjebak macet dari pukul 23.30 Wib, Senin malam. Dan baru bisa melintas di jembatan pukul 03.30 WIB, Selasa dini hari. "Lewatnya giliran, semalam truk besar belum boleh," kata dia. 

Sementara itu, Kapolsek Tengah Ilir Iptu Jhon Raiman mengatakan, jebolnya jembatan itu terjadi pada Pukul 20.00 WIB, Senin (16/5) malam.

Kemudian perbaikan segera dilakukan secara darurat agar segera dapat dilalui. kendaraan Roda 4 boleh melintas. Sementara Roda 6 yang boleh melintas hanya yang dalam keadaan kosong. 

"Pukul 21.00 Wib Kepolisian dibantu perusahaan Mondor Oil menutup lubang pada jembatan menggunakan besi bulat dan pelat besi,’’ Katanya. 

Hasil dari perbaikan itu, sekitar pukul 02. 30 WIB pemasangan besi dan plat selesai. Sehingga kendaraan yang bermuatan di bawah 10 Ton bisa melintas. Menurut dia, truck Tronton batu bara dan mobil Fuso pengangkut CPO belum bisa melintas. Karena dikhawatirkan plat dan besi yang dipasang tidak kuat menahan beban kendaraan  yang berat. "Untuk melintas dibantu kepolisian mengatur lalu lintas,’’ katanya. (*)



BERITA BERIKUTNYA