Kementerian Klaim Penyelidikan Hepatitis Berjalan Dengan Baik

Kamis, 12 Mei 2022 - 16:18:36 WIB

IMCNews.ID, Jakarta - Menteri Kesehatan Republik Indonesia Budi Gunadi Sadikin mengatakan proses penyidikan kasus dugaan hepatitis misterius terus menunjukkan perkembangan informasi yang cukup baik.

“Kami terus pantau perkembangannya dan sudah banyak tambahan informasi. Secara umum perkembangannya cukup baik,” kata Budi Gunadi Sadikin dalam jumpa pers virtual yang diikuti YouTube Kementerian Kesehatan Republik Indonesia di Jakarta, Kamis (12/5).

Budi mengatakan, proses penyidikan dilakukan melalui kerja sama Kementerian Kesehatan Republik Indonesia dengan World Health Organization (WHO), Amerika Serikat, dan Inggris dalam upaya menemukan penyebab hepatitis akut.

Menteri Budi menyebutkan kemungkinan hepatitis akut akibat Adenovirus strain 41. Namun dugaan tersebut masih perlu didukung penelitian lebih lanjut.

Kementerian Kesehatan masih melakukan penyelidikan melalui pemeriksaan panel virus lengkap dan penyelidikan epidemiologis untuk mengetahui lebih lanjut penyebab penyakit tersebut.

"Hepatitis adalah isu yang hangat dan tidak semua informasi sampai ke publik. Akan kami sampaikan di lain kesempatan," katanya.

Juru bicara Kementerian Kesehatan RI Siti Nadia Tarmizi mengatakan selama proses pemeriksaan yang sedang berlangsung, masyarakat harus meningkatkan kewaspadaan dengan selalu menerapkan protokol kesehatan.

“Selama pemeriksaan, kami menghimbau kepada masyarakat untuk berhati-hati dan tetap tenang. Lakukan tindakan pencegahan seperti mencuci tangan, memastikan makanan matang dan bersih, tidak mengganti alat makan, menghindari kontak dengan orang sakit dan menjaga protokol kesehatan,” ujarnya.

Nadia yang menjabat sebagai Sekretaris Kesehatan Masyarakat Kementerian Kesehatan RI melihat kasus hepatitis akut tidak berpeluang menjadi pandemi. Perkembangan kasus cukup lambat karena sejauh ini baru enam negara yang melaporkan lebih dari enam pasien.

Secara terpisah, Dokter Spesialis Anak Konsultan Gastro Hepatologi RSCM Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia Hanifah Oswari mengatakan, dugaan awal penyebab hepatitis akut antara lain Adenovirus, SARS CoV-2, virus ABV. Virus ini menyerang saluran pencernaan dan saluran pernapasan pasien.

Untuk mencegah risiko infeksi, Hanifah menyarankan orang tua untuk meningkatkan kewaspadaan dengan melakukan tindakan pencegahan. Langkah pertama yang bisa dilakukan adalah menjaga kebersihan diri dan lingkungan.

“Jaga kebersihan dengan cara cuci tangan pakai sabun, pastikan makanan atau minuman yang dikonsumsi sudah matang, tidak menggunakan peralatan makan dengan orang lain dan hindari kontak anak kita dengan orang sakit agar anak kita tetap sehat,” ujarnya. (IMC02/ant)



BERITA BERIKUTNYA