Mali dan Redi Ditembak Polisi, Bunuh Korbannya Demi Ponsel

Kamis, 13 Januari 2022 - 08:48:07 WIB

IMCNews.ID, Jambi - Tim Reserse Mobil Polda Jambi menangkap dua tersangka pelaku pencurian dengan kekerasan (begal) yang nekat menghabisi nyawa korbannya. 

Peristiwa itu terjadi di area perkebunan sawit Desa Tanjung Tayas, Kecamatan Tungkal Ulu, Kabupaten Tanjungjabung Barat (Tanjabbar), Provinsi Jambi.

"Kedua tersangka yang ditangkap Mali Adi Akbar (20) dan Redi Saputra (21) warga Desa Pematang Pauh, Kecamatan Tungkal Ulu, Kabupaten Tanjabbar," kata Direktur Reskrimum Polda Jambi Kombes Pol Kaswandi Irwan, Rabu (12/1/2022). 

Penangkapan dilakukan tim Resmob Polda Jambi bersama Reskrim Polres Tanjabbar dan Polsek Tungkal Ulu di dua lokasi yang berbeda di Pematang Pauh, Kabupaten Tanjung Jabung Barat. 

Pada saat dilakukan penangkapan, pelaku sempat melakukan perlawanan tim gabungan langsung melakukan tindakan tegas dan terukur. 

"Setelah ditangkap, kedua pelaku kita bawa ke Polres Tanjab Barat untuk penyidikan lebih lanjut, satu diantaranya merupakan residivis kasus yang sama, " katanya. 

Ia menjelaskan, kasus ini terungkap saat ditemukan mayat satu orang dalam keadaan tersangkut di aliran sungai areal perkebunan sawit dengan keadaan tidak berbaju dan menggunakan celana pendek, Senin (4/1/2022). 

Tubuh korban sudah mulai membengkak dan ditemukan luka sayat. Ketika ditemukan oleh warga posisi mayat tersebut dalam keadaan telentang. 

Kemudian, pihak kepolisian langsung melakukan olah TKP dan mayat tanpa identitas tersebut dibawa oleh unit Reskrim Tungkal ulu ke RSUD H Abdul Manap Jambi untuk dilakukan otopsi. 

Kaswandi mengungkapkan motif kedua pelaku yakni ingin mencuri barang berharga milik korban. Sehingga, mereka berpura-pura menawarkan untuk menumpangi korban hingga ke tujuan. 

"Korban ini sedang berjalan sendiri, kedua pelaku melihat korban membawa tas dan handphone jadi berniat untuk mencuri barang-barang korban," jelasnya. 

Setelah berboncengan bertiga, korban dibawa kedua pelaku ke area perkebunan warga dan langsung memukul pundak korban menggunakan benda tumpul sampai pingsan. 

Setelah pingsan korban dibuang ke sungai dan barang-barang berharga miliknya diambil oleh kedua pelaku.

Akibat perbuatannya, kedua pelaku disangkakan pasal Pencurian dengan kekerasan pasal 365 Junto 338 KUHPidana dengan ancaman pidana maksimal 15 tahun penjara. 

"Kejadian ini murni pencurian dengan kekerasan oleh dua pelaku," tandasnya. (IMC01)



BERITA BERIKUTNYA