Pendaki Gunung Kerinci Wajib Swab Antigen dan Sudah Divaksin

Jumat, 31 Desember 2021 - 09:02:11 WIB

IMCNews.ID, Kerinci - Balai Besar Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS) mewajibkan pendaki yang akan mendaki gunung tertinggi di Sumatera, yakni Gunung Kerinci saat malam tahun baru harus sudah menjalani vaksinasi covid-19. 

"Belum ada surat edaran baru dari Balai Besar (TNKS) untuk menutup pendakian (gunung) Kerinci pada malam pergantian tahun, tapi harus tes usap dan menunjukkan bukti telah divaksin," kata Kepala Seksi Pengelolaan TNKS wilayah I Kerinci, Nurhamidi. 

Ia menambahkan, sejak pandemi COVID-19 diberlakukan pengurangan kunjungan hingga 50 persen dari kuota 87 pendaki per hari. 

"Seumpamanya kunjungan lebih dari jumlah pembatasan, maka sisanya akan diundur esok hari," ujarnya.

Kendati pandemi melanda, katanya, tidak mengurangi hasrat pendaki untuk menaklukkan gunung berapi tertinggi di Indonesia ini. 

"Setiap hari masih ada pendakian," ujarnya.

Terkait pendakian di malam pergantian tahun, katanya sejumlah pendaki, terutama dari luar daerah, sudah mulai mendaftar. 

"Pengalaman sebelumnya, ramainya pada tanggal 30 dan 31 Desember," katanya.

Selain adanya pembatasan kuota, sebutnya, para pendaki juga diimbau menggunakan masker. 

"Saat pendaftaran pendakian semua barang yang dibawa pendaki diperiksa, termasuk masker. Para pendaki dilarang membawa narkoba dan minuman keras saat pendakian," ujarnya.

Ia menambahkan, status gunung tertinggi di Sumatera ini sejak 2007 masih waspada level II maka para pendaki diimbau tidak mendekati puncak. 

"Kami menyampaikan imbau dari Pos Pengamatan Gunung Api bahwa status Gunung Kerinci masih waspada level dua jadi disarankan tidak mendekati puncak," ujarnya. (IMC01)



BERITA BERIKUTNYA