Camat Harus Ikut Awasi Distribusi Gas 3 Kg Agar Tepat Sasaran

Minggu, 26 September 2021 - 11:29:05 WIB

Ilustrasi. (ist)
Ilustrasi. (ist)

IMCNews.ID, Bengkulu - Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, meminta camat ikut mengawasi distribusi tabung gas elpiji tiga kilogram agar penyalurannya tepat sasaran untuk warga miskin di daerah ini.

"Pengawasan diserahkan ke camat tetapi tetap dikoordinir oleh Disperindag," kata Kabid Perdagangan Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Kabupaten Mukomuko Apri Dinata, Sabtu (25/9/2021). 

Ia mengatakan hal itu berdasarkan hasil rapat Tim Koordinasi Pendistribusian Elpiji Kabupaten Mukomuko yang terdiri dari organisasi perangkat daerah pemerintah setempat, polisi, dan TNI terkait harga eceran tertinggi (HET) epiji tiga kilogram di daerah ini.

Tim Koordinasi Pendistribusian Elpiji Kabupaten Mukomuko telah menetapkan harga eceran tertinggi (HET) epiji tiga kilogram di daerah ini, setelah ini dilanjutkan dengan pengawasan.

Banyak agen dan kios resmi yang menjual gas elpiji tiga kilogram diatas HET, katanya, mungkin di luar pemantauan, setelah penetapan HET dilanjutkan dengan pengawasan.

Ia menyatakan, HET elpiji tiga kilogram di daerah ini telah ditetapkan oleh tim dalam rapat yang dihadiri oleh seluruh camat, Disperindag dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa.

"Sudah ada kesepakatan nilai HET elpiji tiga kilogram, tinggal dilegalkan oleh keputusan bupati," ujarnya.

Ia mengatakan, tim menetapkan HET elpiji tiga kilogram berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Tahun 2015 tentang Penetapan HET Elpiji Tiga Kilogram, yang penetapan waktu itu tidak berdasarkan jarak tempuh.

Tetapi, bupati ingin penetapan HET elpiji tiga kilogram dalam wilayah kabupaten setempat berdasarkan jarak tempuh.

Karena penetapannya berdasarkan jarak sehingga HET elpiji tiga kilogram di setiap wilayah di daerah ini bervariasi, bahkan HET elpiji di sejumlah wilayah mengalami penurunan dibandingkan sebelumnya.

Ia menyebutkan, HET elpiji di wilayah Kecamatan Air Rami turun dari sebesar Rp20.600 menjadi Rp17 ribu per kg, bahkan HET elpiji di Kecamatan Lubuk Pinang meningkat dibandingkan sebelumnya.

Menurutnya, tidak mungkin HET elpiji tiga kilogram di wilayah Kecamatan Air Rami yang berada sejauh 210 kilometer dari Kota Bengkulu sama dengan HET elpiji di Kecamatan Lubuk Pinang yang berjarak sejauh sekitar 300 kilometer.

Terkait dengan agen atau pangkalan resmi LPG tiga kilogram yang menjual gas elpiji tiga kilogram di atas HET, menurutnya, mungkin di luar pemantauan tim, tetapi setelah penetapan ini harus ada pengawasan diserahkan ke camat. (IMC01) 



BERITA BERIKUTNYA