Dua Anggota DPRD Provinsi Jambi Nyaris Adu Jotos

Senin, 13 September 2021 - 19:02:37 WIB

Suasana saat terjadi keributan di DPRD Provinsi Jambi. (ist)
Suasana saat terjadi keributan di DPRD Provinsi Jambi. (ist)

IMCNews.ID, Jambi - Dua anggota DPRD Provinsi Jambi, Ahmad Fauzi Ansori dan Kamaluddin Havis nyaris adu jotos. Peristiwa ini terjadi ketika DPRD Provinsi Jambi menggelar rapat paripurna penyampaian KUPA dan PPAS Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBDP) 2021, Senin (13/9/2021). 

Perdebatan kedua wakil rakyat itu terjadi ketika sidang paripurna akan mendekati akhir. Kejadian bermula ketika Ahmad Fauzi menyampaikan interupsi kepada Ketua DPRD Provinsi Jambi, Edi Purwanto. 

Dia meminta penjelasan Gubernur Jambi, Al Haris soal rencana penyertaan modal tambahan bagi Bank Jambi yang disampaikan dalam KUPA dan PPAS APBDP 2021. Menurut Ketua Fraksi Partai Demokrat itu, mereka telah dua kali mempertanyakan hal itu. 

BACA JUGA : Aliang, Ateng, Akeng, Hingga Adik Ipar Mantan Gubernur Jambi Dipanggil KPK

Pertanyaan itu lantas ditanggapi Gubernur Al Haris. Namun Ahmad Fauzi kembali menimpali bahwa pihaknya hanya mempertanyakan rencana penyertaan modal Rp40-an miliar dalam situasi Perda yang belum disahkan.

Namun pernyataan itu langsung diinterupsi oleh anggota fraksi PPP, Kamaluddin Havis. Menurutnya, rapat paripurna digelar secara resmi. Pendalaman mengenai APBDP akan dibahas di komisi dan badan anggaran. 

"Jangan dibuka disini, karena semuanya punya harga diri dan punya marwah, kita minta tertutup (penyertaan modal) di banggar di Komisi dan banggar, jangan cari panggung lah disini," ujarnya.

Pernyataan Kamaluddin tersebut membuat Ahmad Fauzi panas. Dia menegaskan sangat tidak setuju dengan pernyataan Kamaluddin tersebut. 

"Kita sama-sama dewan, sama-sama punya hak suara saudara Havis. Jangan seperti itu, kita punya hak," ujarnya sambil menggebrak meja.

Namun ternyata ketegangan tak sampai disitu. Setelah sidang ditutup, keduanya tampak berjalan menuju bangku belakang ruang sidang. Keduanya tampak berbincang serius. Tampak salah seorang di antaranya melakukan dorongan hingga harus dilerai oleh Kepala BPBD Provinsi Jambi, Bachyuni.

Lantas keduanya, digiring keluar ruangan rapat oleh anggota DPRD lainnya. Namun keributan masih terjadi. Bahkan, salah seorang anggota fraksi Partai Golkar, Apriodito Umar malah ikut terbawa emosi dengan sikap Kamaluddin Havis. Bahkan keduanya juga harus dilerai. (*/IMC01)



BERITA BERIKUTNYA