Banyak Usaha Gulung Tikar Akibat Pandemi

Kamis, 05 Agustus 2021 - 07:43:46 WIB

IMCNews.ID, Jambi - Dampak pandemi Covid-19 menyebabkan banyak usaha gulung tikar, khususnya di Kota Jambi. Kondisi ini diperparah lagi dengan pemberlakukan PPKM Level IV. 

Data dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Jambi, sejak Agustus 2020 lalu, tercatat ada 40 pelaku usaha yang mengajukan tutup atau pensiun dini. Sementara hingga Desember tahun lalu tercatat ada 75 usulan.

“Yang jelas ada peningkatakan pengajuan penutupan perizinan usaha. Alasan mereka tidak akan melanjutkan usaha. Ada yang pindah usaha, daya beli masyarakat rendah begitu juga pemasarannya sejak covid -19 melanda,” jelas Kepala DPMPTSP Kota Jambi, Fahmi. 

Menurutnya, dalam sepekan pada tahun ini ada 4 usaha di Kota Jambi mengajukan tutup. Kondisi itu sudah mulai dari awal tahun lalu.  

"Seminggu rata-rata ada empat usaha yang mengajukan tutup sejak awal tahun 2021 lalu. Kebanyakan CV, ada juga pertokoan," katanya.

Di lapangan terlihat, beberapa ruko di Kawasan Pasar Kota Jambi kini banyak yang tutup. Banyaknya ruko tutup tersebut disinyalir tak mampu lagi membayar sewa karena penjualan sepi. Umumnya ruko yang tutup itu menjual pakaian.

Agus, salah satu pedagang di Pasar Jambi mengakui sejak beberapa bulan terakhir banyak toko di Kawasan Pasar yang tutup. Hal ini disebabkan penjualan sangat sepi, sehingga tak mampu menutup operasional. 

"Sewanya mahal, sementara penjualan lesu. Kadang nombok, karena gaji karyawan harus dibayar tiap hari," kata Agus. 

Menurut dia, berdasarkan cerita temannya, gaji per karyawan yang harus dibayar setiap harinya Rp 30 ribu.

"Belum lagi biaya lain. Sehingga tak nutup lagi. Makanya banyak yang milih tutup. Banyak yang pindah atau nyari tempat diluar," ujarnya. (IMC01)



BERITA BERIKUTNYA