Rotasi Pejabat Pemkot Jambi, Kadis Dukcapil Diganti, Satu Demosi

Kamis, 10 Juni 2021 - 07:58:30 WIB

Proses pelantikan. (ist)
Proses pelantikan. (ist)

IMCNews.ID, Jambi - Wali kota Jambi, Sy Fasha kembali merombak pejabat eselon di lingkungan Pemerintah Kota Jambi. Sejumlah pejabat eselon II, III dan IV dirombak, Rabu (9/6/2021) pagi. 

Dalam pelantikan yang dilaksanakan di Griya Mayang Rumah Dinas Walikota Jambi itu, diketahui Kepala Dinas Dukcapil yang sebelumnya dijabat oleh Mulyadi Yatub diganti oleh Nirwan yang sebelumnya ia menjabat sebagai Kepala Dinas Kominfo.

Sementara Mulyadi Yatub sendiri diberi jabatan sebagai Staf Ahli Bidang Pembangunan dan Ekonomi menggantikan Izhar Muzani. Izhar Muzani sendiri turun jabatan menjadi Kepala Bidang di Dinas KB. 

Setidaknya, ada 18 pejabat yang dilantik. Pejabat lain yang juga dilantik di saat bersamaan, yakni Sekretaris Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi Doni Sumatriadi digeser menjadi Sekretaris BPPRD Kota Jambi. 

Posisinya digantikan Irvan yang sebelumnya menjabat Sekretaris BPPRD. Kemudian juga Sekretaris Dukcapil kini dijabat oleh A Yani yang sebelumnya duduk sebagai Sekretaris Dinas Tenga Kerja, Koperasi dan UKM. 

Posisi A Yani diisi oleh Normal Yahya yang sebelumnya menjabat Sekretaris Dinas Dukcapil. Fasha mengatakan, pada mutasi rotasi jabatan yang dilakukan tersebut sudah melalui proses panjang. 

Ada job fit yang dilakukan tim pansel. Kemudian dari hasil job fit tersebut diputuskan siapa pejabat dan menduduki jabatan apa.

“Jabatan tidak perlu dikejar, tidak perlu dilobi. Setiap proses rotasi dan mutasi kami mengupayakan meminimalisir terjadi hal yang sifatnya demosi,” katanya.

Pada pelantikan kemarin (9/6) terlihat ada 1 pejabat yang tidak hadir, yakni Izhar Muzani yang harusnya dilantik menjadi kepala bidang di Dinas KB.

Walikota Jambi Syarif Fasha mengakui hal tersebut. Kata dia, menurut catatan ada 1 pejabat yang tidak hadir, namun akan dilantik dalam beberapa waktu ke depan.

“Syarat sahnya jabatan tersebut harus dilantik. Dalam beberapa hari ke depan akan kami lantik,” katanya.

Lanjut Fasha, tidak ada niat pihaknya untuk melakukan demosi. Jika ada yang demosi, berarti bukan pejabatnya yang salah, namun pemimpinnya yang salah tidak bisa membimbing pejabat tersebut.

“Saya sering ingatkan, kita jangan berjalan di atas rel, tapi harus selalu bekerja di dalam rel. Kita boleh ke kiri ke kanan tapi tetap dalam rel. Kalau di atas rel akan kaku,” tuturnya.

Kemudian Fasha menegaskan, jangan lagi ada pejabat yang setelah dilantik tersebut melakukan syukuran, pesta dan lain sebagainya. Sebab sebut Fasha, yang dibully masyarakat bukanlah pejabatnya, tapi walikotanya.

“Langsung bekerja, tidak ada pesta dan syukuran. Ingat kita masih dalam masa pendemi,” ujarnya.

Terkait jabatan yang masih kosong sebut Fasha, akan segera dilakukan pengisian, untuk eselon II akan dilakukan lelang. (IMC01)



BERITA BERIKUTNYA