Dua DPO Korupsi Peningkatan Jalan Pondok Rangon Tebo Diciduk 

Rabu, 09 Juni 2021 - 15:18:00 WIB

Dua DPO yang diekspos Kejati Jambi. (IMCNews.ID)
Dua DPO yang diekspos Kejati Jambi. (IMCNews.ID)

IMCNews.ID, Jambi - Tim tangkap buronan (tabur) Kejaksaan Negeri Tebo, Kejaaksaan Tinggi Jambi dan Kejaksaan Agung berhasil menangkap dua orang terpidana korupsi yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO). 

Asisten Intelijen (Asintel) Kejati Jambi, Jufri menerangkan, dua DPO yang ditangkap yakni Musashi Pangeran Batara dan Ir Sayono. Keduanya merupakan terpidana kasus korupsi pekerjaan peningkatan jalan Pondok Rangon, Kabupaten Tebo bernilai Rp15 miliar. 

"Diamankan satu dari Kota Jambi (Ir Saryono) dan satu lagi di Jakarta Timur (Musashi). Musashi diamankan tim tabur kejati Jambi dan Tebo bersama Kejagung di Jakarta Timur kemarin. Sementara Saryono diamankan tadi pagi di Pematang Sulur," kata Asintel Kejati Jambi, Jufri, Kamis (9/6/2021). 

Ditambahkan Kepala Kejaksaan Negeri Tebo, Imran Yusuf, Masing-masing terdakwa berperan sebagai orang yang seharusnya melaksanakan pekerjaan. 

"Namun dalam pekerjaan meminjam bendera perusahaan, maka dianggap sebagai orang yang bertanggung jawab," sebutnya. 

Keduanya ditangkap di rumah masing-masing. Saryono di rumahnya di Pematang Sulur, dan Musashi di rumahnya di Jalan Dukuh, Kramatjati, Jakarta Timur Jakarta Timur. 

Dalam rilis yang disampaikan Kejati, Musashi ditangkap Selasa 08 Juni 2021 kemarin pukul 08:12 WIB. Berdasarkan Putusan Pengadilan Tinggi Jambi Nomor : 4/PID.SUS-TPK/2021/PT.JMB Tanggal 16 April 2021,  merupakan terpidana dalam perkara Tindak Pidana Korupsi Pekerjaan Peningkatan Jalan Pondok Rangon Kabupaten Tebo dengan kerugian negara sebesar Rp 15 Miliar.

Keduanya terbukti melanggar pasal 3 juncto Pasal 18 Nomor 31 Tahun 1999 juncto Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. 

Terpidana Musashi dijatuhi hukuman selama 5 tahun penjara serta denda Rp 50 juta. Sementara Saryono dijatuhi pidana 5 tahun penjara serta denda Rp 300 juta. (IMC01)



BERITA BERIKUTNYA