685 Personel Polda Jambi Disebar ke 88 TPS yang Laksanakan PSU

Rabu, 26 Mei 2021 - 06:30:03 WIB

Apel pasukan pengamanan PSU. (ist)
Apel pasukan pengamanan PSU. (ist)

IMCNews.ID, Jambi - Kepolisian Daerah Jambi menggelar apel pasukan dalam rangka penggeseran personel Operasi Mantap Praja (OMP) untuk pengamanan Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilkada Gubernur dan Wakil Gubernur Jambi yang akan dilaksanakan 27 Mei 2021.

Apel tersebut dipimpin langsung oleh Kapolda Jambi Irjen Pol A Rachmad Wibowo, yang diikuti pejabat utama Polda Jambi serta para personel yang akan diberangkatkan ke tempat pemungutan suara (TPS).

Kapolda Jambi Irjen Pol A Rachmad Wibowo mengatakan pada 27 Mei merupakan bagian dari pesta demokrasi rakyat Jambi untuk memilih gubernur dan wakil gubernur. Dimana sebelumnya telah dilaksanakan pada 9 Desember 2020 secara serentak.

BACA JUGA : 27 Mei Ditetapkan Sebagai Hari Libur di Daerah yang Laksanakan PSU

"Sesuai dengan amanat konstitusi diberikan waktu untuk melakukan gugatan dan ternyata gugatan itu dipenuhi oleh Mahkamah Konstitusi. Maka dilaksanakan PSU di 88 TPS pada 27 Mei nanti," kata Racmad Wibowo.

Kapolda juga menyampaikan kondisi saat ini dalam keadaan aman dan tertib, masyarakat Jambi sudah sangat dewasa menghadapi pesta demokrasi seperti ini.

"Adapun riak-riak kecil dalam beberapa hari terakhir hanya kekurangpahaman dalam menghormati demokrasi dan kekurangpahaman dalam memberikan informasi yang jelas kepada masyarakat," kata Rachmad.

Ia menyebutkan sebanyak 685 personel Polda Jambi disiagakan untuk pengamanan TPS terutama di wilayah Muaro Jambi dan Tanjung Jabung Timur. Sebanyak 59 TPS di Muaro Jambi dan 14 TPS di Tanjung Jabung Timur.

"Saya minta untuk melaksanakan tugas dengan baik sesuai tugas pokok dan fungsinya masing-masing. Setiap TPS nanti ada 5 orang personel. Jumlahnya tidak terlalu banyak TPS yang diamankan sehingga lebih mudah mengontrolnya," kata Kapolda.

Rachmad juga mengimbau bagi para perwira untuk memperhatikan kondisi fisik personel di lapangan. Bilamana kondisi fisik tidak mendukung dalam pengamanan TPS agar segera diganti dengan yang lain.

"Bagaimanapun juga pelaksanaan tugas pada masa pandemi COVID-19, yang terpenting adalah kesehatan itu yang paling utama. Nantinya, bilamana ada hal-hal yang perlu untuk di backup segera lapor ke atasan yang mengendalikan pasukan," kata Kapolda. (IMC01)



BERITA BERIKUTNYA