Hukum

PPK Pembangunan Auditorium UIN STS Jambi Divonis 7 Tahun Penjara

September 17, 2020 01:23
Suasana sidang vonis Hermantoni di Pengadilan Tipikor Jambi, Rabu (16/9/2020) kemarin. (ist)
Suasana sidang vonis Hermantoni di Pengadilan Tipikor Jambi, Rabu (16/9/2020) kemarin. (ist)

IMCNews.ID, Jambi – Kasus korupsi pembangunan auditorium Universitas Islam Negeri Sultan Thaha Saifuddin (UIN STS) Jambi telah memasuki babak akhir. Hermantoni, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dalam kasus ini sudah divonis oleh majelis hakim Pengadilan Tipikor Jambi selama 7 tahun penjara. 

‘’Menyatakan terdakwa Hermantoni terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi, dan menjatuhkan pidana penjara selama 7 tahun,‘’ kata ketua majelis hakim, Erika Emsah Ginting membacakan vonis, Rabu (16/9/2020) kemarin. 

BACA JUGA : JPU Bantah Eksepsi Arfan Soal Dakwaan Tidak Jelas

Dalam mengadili perkara ini, Erika didampingi dua hakim anggota, Srituti Kusumaningsih dan Adly. Selain vonis 7 tahun, Hermantoni juga dibebankan denda sebesar Rp 500 juta subsider 4 bulan penjara. 

Selain itu, Hermantoni juga dijatuhi hukuman membayar uang pengganti kerugian negara sebesar Rp 1,7 Miliar subsider 3,5 tahun penjara. Dalam amar putusannya, hakim ternyata tidak sependapat dengan jaksa penuntut umum Kejati Jambi yang menuntut terdakwa dengan dakwaan subsider, pasal 3 ayat 1jo Pasal 18 UU RI nomor 31 Tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi sebagaimana telah diubah dengan UU RI nomor 20 tahun 2001 tentang perubahan atas UU nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi jo pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Dalam amar putusannya, hakim memvonis satu-satunya tersangka dari pihak UIN ini dengan dakwaan primer pasal 2 ayat 1jo Pasal 18 UU RI nomor 31 Tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi sebagaimana telah diubah dengan UU RI nomor 20 tahun 2001 tentang perubahan atas UU nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi jo pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. (IMC01)