Polisi Bongkar Pangkalan yang Jual Gas 3 Kg di Atas HET

Polisi Bongkar Pangkalan yang Jual Gas 3 Kg di Atas HET
Tim Indagsi Ditreskrimsus Polda Kalsel menindak pangkalan nakal menjual gas elpiji 3 kg di atas HET. (Foto Antara)

IMCNews.ID - Kesulitan masyarakat untuk mendapatkan gas elpiji 3 kg dimanfaatkan sejumlah oknum untuk meraup keuntungan. Masyarakat rela merogoh kocek lebih dalam untuk mendapatkannya.

Sejumlah pangkalan malah menaikkan harga jual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET). Praktik nakal ini akhirnya terbongkar.

"Pada Kamis (17/9/2020), kami ungkap Pangkalan elpiji 3 Kg Hasan di Jalan Purna Sakti, Kecamatan Banjarmasin Barat yang menjual ke konsumen dengan harga Rp30 ribu. Padahal HET Rp 17.500," terang Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Kalsel Kombes Pol Masrur, Sabtu (19/9/2020).

Dari pangkalan nakal ini, polisi menyita tabung gas elpiji berisi sebanyak 76 tabung dan 157 tabung kosong serta 18 tabung isi dan dua tabung dari seorang saksi.

BACA JUGA : Penumpang Pesawat Mengaku Dilecehkan Oknum Dokter Saat Rapid Test di Soetta

Sebelumnya Subdit 1 Indagsi Ditreskrimsus Polda Kalsel yang dipimpin AKBP H Suyitno Ardhi juga menindak pangkalan elpiji di Jalan Harmoni 2, Kelurahan Pekapuran Raya, Kecamatan Banjarmasin Timur dengan modus operandi yang sama yaitu menjual gas elpiji 3 kg di atas HET.

Pria berinisial MA (25) diamankan dengan barang bukti 16 tabung isi elpiji 3 kg dan 116 tabung kosong yang dibawa menggunakan mobil bak terbuka.

Kemudian disita pula 108 tabung isi gas 3 kg, 27 tabung kosong dan uang tunai Rp720 ribu hasil pembelian elpiji 3 kg bersubsidi sebanyak 24 tabung dengan harga Rp30 ribu.

"Distribusi dari Pertamina sendiri lancar dan kuotanya sesuai kebutuhan di setiap pangkalan yang dilaporkan para agen. Jadi ini permainan oknum pangkalan saja yang menjual di atas HET. Untuk itu, kami ingatkan jangan sampai berbuat curang merugikan rakyat kecil," tegasnya. (IMC01/ant)