Pertemuan dengan CE Silaturahmi Biasa, PWI Nyatakan Selalu Netral di Setiap Pilkada

Pertemuan dengan CE Silaturahmi Biasa, PWI Nyatakan Selalu Netral di Setiap Pilkada
Ketua dan Sekretaris PWI Provinsi Jambi memberikan klarifikasi kepada pengurus PWI pusat. (ist)

IMCNews.ID, Jambi - Persatuan Wartan Indonesia (PWI) Provinsi Jambi kembali menegaskan bawah kunjungan dan pertemuan Ketua dengan sejumlah pengurus dengan calon Gubernur Jambi Cek Endra hanya silaturahmi biasa. 

Tidak ada pernyataan dukungan, baik secara lisan maupun tertulis. Secara organisasi dan kelembagaan, PWI selalu independen. Tidak memihak dan mendukung pasangan calon manapun.  

Penegasan ini disampaikan kembali Ketua PWI Provinsi Jambi, HR Ridwan Agus Depati, menyikapi informasi dan opini yang berkembang di lapangan. 

BACA JUGA : Klarifikasi PWI Jambi Soal Kunjungan Silaturahmi

“Agenda silaturahmi itu merupakan permintaan CE, bukan inisiatif PWI Provinsi Jambi. Seyogyanya pertemuan tersebut dilaksanakan di Sekretariat PWI Provinsi Jambi. Jauh sebelumnya, CE sudah memberitahu dan mengagenda akan berkunjung ke Sekretariat PWI Provinsi Jambi," jelasnya. 

"Namun, pada hari H, ada pembatasan waktu dari Bawaslu. Hasil rapat internal dan permintaan CE, akhirnya silaturahmi tersebut dilangsungkan di kediaman CE,’’ tambahnya.

Sementara itu, Sekretaris PWI Provinsi Jambi, Hery FR, kembali menegaskan bahwa dalam pertemuan itu tidak ada pernyataan dukungan, baik secara lisan maupun secara tertulis. 

Soal narasi pemberitaan di media dan opini yang berkembang di lapangan, menurut Hery, itu tergantung persepsi masing masing pihak yang menilai. 

‘’PWI secara organisasi dan kelembagaan selalu independen. Tidak memihak dan mendukung Paslon manapun. PWI juga tidak mengarahkan anggotanya untuk mendukung salah satu paslon. Kalau secara personal  atau pribadi tentu anggota PWI punya pilihan masing-masing. Itu adalah hak politik pribadi masing masing anggota,’’ tegasnya.  

Hery juga menjelaskan soal pemberian jas PWI kepada Cek Endra yang dinilai banyak pihak sebagai simbol dukungan adalah keliru. Karena, menurut Hery, jas tersebut diberikan sebagi cinderamata yang lazim diberikan kepada mitra kerja PWI. 

‘’Jas itu bukan hanya diberikan kepada CE. Jauh sebelumnya, PWI juga memberikan jas kepada beberapa orang mitra yang silaturahmi dengan PWI. Pemberian cinderamata itu sudah lazim dan merupakan hal biasa di kepengurusan PWI saat ini,’’ katanya. 

Hery berharap dengan penegasan dan penjelasan ini tidak ada lagi berkembang opini negatif di luar. Kepada pengurus dan anggota PWI, Hery juga menghimbau untuk tidak terpengaruh dengan informasi informasi sepihak di luar. 

‘’Silahkan datang ke PWI. Tanya dan klarifikasi lansung ke pengurus. Sehingga tidak salah menilai,’’ ujarnya. 

Hery mengatakan PWI berharap pelaksanaan Pilgub Jambi berjalan lancar dan aman dengan menghormati hak politik pribadi anggota masing-masing. (*)