Jambi Terkini

Pemprov Tegaskan Empat Warga Jambi yang Diobservasi di Natuna Bebas Virus Corona

Februari 14, 2020 12:28
Kepala Biro Humas dan Protokoler Setda Provinsi Jambi, Johansyah. (ist)
Kepala Biro Humas dan Protokoler Setda Provinsi Jambi, Johansyah. (ist)

IMCNews.ID, Jambi - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi memastikan empat warga Jambi yang kini diobservasi di Natuna usai dipulangkan dari Wuhan, China bebas dari virus Corona.

Pernyataan ini disampaikan oleh Kepala Biro Humas Setda Provinsi Jambi, Johansyah, Jumat (14/2/2020).

Dia mengatakan, berdasarkan surat Menteri Kesehatan, ada 4 orang warga Provinsi Jambi yang diobservasi di Natuna tak memiliki gejala terjangkit virus mematikan itu.

Ada 238 warga Indonesia yang dipulangkan dari Wuhan. Seluruhnya diobservasi dan dikarantina selama 14 hari di Natuna, Provinsi Kepulauan Riau.  

"Selama masa observasi, mereka juga diberikan berbagai kegiatan, untuk menyemangati mereeka. Masa observasi akan berakhir pada 15 Februari 2020 pukul 12.00 WIB," katanya.

“Berdasarkan Surat Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor SR.02.02/Menkes/ 89/2020, Hal Pemberitahuan Tentang Berakhirnya Masa Observasi dan Pemulangan WNI di Natuna, dinyatakan bahwa masa observasi akan berakhir pada hari Sabtu 15 Februari 2020 jam 12.00 WIB, dengan ketentuan tidak ada satupun diantara warga yang diobservasi dan tim pendukung mempunyai gejala dan tanda berkaitan dengan Coronavirus Disease (COVID-19),” tambahnya.

Kementerian Kesehatan, lanjut Johansyah, akan memberikan surat keterangan sehat kepada seluruh warga yang diobservasi pada hari Sabtu 15 Februari 2020, sepanjang tidak menunjukkan gejala dan tanda berkaitan dengan Coronavirus Disease (COVID- 1 9).

“Pemulangan akan dilaksanakan pada hari Sabtu, 15 Februari 2020, dengan didahului acara pelepasan di Natuna oleh Menko PMK didampingi Menkes, Kepala BNPB, Pangkogasgabpad, Bupati Natuna dan pejabat daerah lainnya. Teknis pemulangan setiba di Jakarta akan dilaksanakan oleh Kemendagri, BNPB dan TNI di bawah koordinasi Kemenko PMK,” pungkasnya. (IMC01)