Pandemi COVID-19, Tokyo Marathon 2021 digelar Setelah Olimpiade

Pandemi COVID-19, Tokyo Marathon 2021 digelar Setelah Olimpiade
Arsip - Kombinasi foto sejumlah pelari memadati titik start dari Tokyo Marathon 2019 di Tokyo, Jepang, Minggu (3/3/2019) (foto kanan) dan sejumlah pelari melakukan start saat Tokyo Marathon 2020 di Tokyo, Jepang, Minggu (1/3/2020) (foto kiri). Peserta Tokyo Marathon 2020 tahun ini hanya terbatas pada pelari elit saja, menandai kegiatan olahraga pun terpengaruh atas merebaknya wabah virus corona. (ist)

IMCNews.ID, Jakarta - Penyelenggaraan Tokyo Marathon 2021 telah dijadwal ulang dari semula pada Maret menjadi setelah Olimpiade karena kekhawatiran akan pandemi COVID-19 yang masih mewabah.

Dikutip dari Reuters, Jumat, ajang lari yang awalnya direncanakan pada 7 Maret 2021 itu diperkirakan akan diikuti oleh sebanyak 38.000 pelari.

Namun berkaitan dengan pembatasan jumlah pendatang di Jepang, maka lomba lari maraton tersebut terpaksa diundur hingga 17 Oktober 2021.

Tokyo merupakan salah satu dari enam seri maraton dunia bersama dengan Boston, Berlin, Chicago, New York dan London.

Tahun ini, empat ajang maraton di antaranya, yakni Boston, Berlin, Chicago dan New York dibatalkan karena pandemi virus corona. Namun berbeda dengan London Marathon yang baru saja digelar pekan lalu secara ketat di St. James Park dan hanya diikuti para pelari elit.

Keputusan untuk menjadwal ulang Tokyo Marathon tahun depan muncul di tengah kekhawatiran akan penyelenggaraan Olimpiade Tokyo pada masa pandemi COVID-19.

Panitia Olimpiade pun berencana mengurangi jumlah stafnya saat kompetisi multi cabang olahraga itu digelar serta mempersingkat waktu pembukaan tempat-tempat latihan sebagai langkah efisiensi di tengah pandemi.(IMC01/ant)