Muncul Nama Tersangka Baru Kasus Suap Ketok Palu Jambi, Ini Kata KPK

Muncul Nama Tersangka Baru Kasus Suap Ketok Palu Jambi, Ini Kata KPK
Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri. (ist)

IMCNews.ID, Jambi - Sidang kasus suap ketok palu RAPBD Provinsi Jambi terus bergulir. Sejumlah tersangka sudah ditetapkan, bahkan diantaranya sedang menjalani hukuman. Dan yang lainya masih dalam proses sidang. 

Namun rupanya KPK tidak berhenti sampai disitu, beredar nama-nama baru yang diduga bakal jadi tersangka berikutnya kasus suap yang menghebohkan Jambi tersebut. 

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membenarkan sedang melakukan penyidikan terkait perkara pengembangan kasus dugaan suap pengesahan RAPBD Provinsi Jambi. 

"Saat ini benar sedang dilakukan penyidikan oleh KPK dalam perkara pengembangan dugaan suap pengesahan RAPBD Jambi Tahun 2017," kata Ali Fikri saat dihubungi melalui pesan Whats Appnya Sabtu (31/10/2020).

Namun soal nama-nama yang bakal menjadi tersangka sesuai dengan yang beredar saat ini, Ali belum dapat memastikan. 

BACA JUGA : Beredar Sprindik Penetapan Empat Tersangka Baru Kasus Suap Pengesahan RAPBD Jambi

"Untuk pihak-pihak yang ditetapkan sebagai tersangka belum bisa kami sampaikan saat ini. Nanti tentu akan kami informasikan lebih lanjut perkembangannya," katanya.

Ia menyampaikan bahwa kebijakan pimpinan KPK saat ini adalah pengumuman penetapan tersangka akan dilakukan bersamaan dengan penangkapan atau penahanan para tersangka. 

"Untuk itu pada waktunya nanti akan kami sampaikan siapa saja yang telah ditetapkansebagai tersangka," kata Ali.

Setiap perkembangan perkara ini pasti akan kami sampaikan kepada publik secara transparan dan akuntabel sebagimana amanat UU KPK. Seperti diberitakan sebelumnya,beredar surat perintah penyidikan (Sprindik) dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Dalam kabar yang kami terima, lembaga ini telah menetapkan empat orang tersangka baru terkait pengesahaan RAPBD Provinsi Jambi tahun 2017.

"Ada 4 tersangka baru. Sprindiknya sudah keluar dan surat sudah disampaikan ke yang bersangkutan," kata sumber yang meminta namanya tidak ditulis.

Dalam info ini, keempat tersangka baru tersebut yang merupakan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jambi periode 2014-2019. Mereka yakni berinisial AEP, F, WI, dan ZA.

Mereka ditetapkan sebagai tersangka berdasarkan surat perintah penyidikan tanggal 26 Oktober 2020 yang ditandatangani oleh pimpinan KPK Firli Bahuri selaku Ketua.

Adapun delapan orang penyidik KPK diperintahkan untuk melakukan penyidikan terhadap keempat tersangka atas dugaan menerima hadiah atau janji terkait pengesahaan RAPBD 2017. (IMC02)