Langgar Kode Etik, Tiga Panwascam Kotabaru Sungaipenuh Diberhentikan

Langgar Kode Etik, Tiga Panwascam Kotabaru Sungaipenuh Diberhentikan
Ketua Bawaslu Sungaipenuh, Jumiral Lestari (batik hitam putih) bersama Ketua Bawaslu RI, Abhan. (ist)

IMCNews.ID, Jambi - Tiga anggota Panitia Pengawasan Kecamatan (Panwascam) Kotabaru, Sungaipenuh, Winaldi, Nozi Ripalta dan Walhoki diberhentikan tetap oleh Badan Pengawasa Pemilu (Bawaslu) Sungaipenuh. 

Ketiganya terbukti melakukan pelanggaran kode etik. Surat keputusan ini dikeluarkan Bawaslu Sungaipenuh Rabu (13/01/2021).

"Teradu terbukti melakukan pelanggaran kode etik dan diberikan sanksi pemberhentian tetap," kata Ketua Bawaslu Sungaipenuh, Jumiral Lestari.

Keputusan ini kata Jumiral diambil setelah Bawaslu menerima pengaduan dan melakukan pemeriksaan.

"Berdasarkan hasil kajian teradu telah melakukan pelanggaran kode etik," tukasnya.

Sebelumnya, Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) juga telah diberhentikan tetap oleh KPU Kota Sungaipenuh karena melakukan pelanggaran kode etik. 

Pemberhentian ini dilakukan terkait pengalihan suara hasil Pilgub Jambi 9 Desember 2020 lalu. (IMC01)