Komisioner KPU Provinsi Sanusi Dikabarkan Mengundurkan Diri Jelang PSU

Komisioner KPU Provinsi Sanusi Dikabarkan Mengundurkan Diri Jelang PSU
M Sanusi. (ist)

IMCNews.ID, Jambi - Kabar mengejutkan datang dari salah satu komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jambi, M Sanusi. 

Jelang pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilgub Jambi 27 Mei mendatang, dia menyatakan mengundurkan diri dari jabatan sebagai komisioner KPU Provinsi Jambi. 

Informasi ini diketahui berdasarkan surat pengunduran diri atas nama M Sanusi yang diterima, Kamis (29/4/2021) malam. 

“Dengan segenap rasa sadar dan penuh tanggung jawab, saya menyatakan mundur dari jabatan saya selaku Anggota KPU Provinsi Jambi yang terhitung pada Kamis, 29 April 2021 jam 22.00 WIB,” bunyi surat pengunduran Sanusi. 

Dalam surat itu juga disebutkan alasannya mundur yakni karena dirinya sangat merasa terpojok atas desakan masyarakat untuk mundur. Tudingan atas dugaan keberpihakan pada calon tertentu yang secara langsung dianggap tidak netral, merupakan salah satu pertimbangan dia untuk mengundurkan diri demi marwah Lembaga KPU Provinsi Jambi.

"Segala bentuk surat menyurat mengenai teknis administrasi pengunduran dirinya, akan disampaikan kepada KPU RI dalam waktu secepatnya," demikian tulis Sanusi dalam surat tersebut.

Sementara itu, Ketua KPU Provinsi Jambi M Subhan belum mau berkomentar banyak. Menurutnya, sebagai Ketua KPU Provinsi Jambi dirinya menghargai keputusan dari rekannya tersebut.

"Kita menghormati sikap yang diambil oleh yang bersangkutan, karena itu hak pribadi beliau," kata Subhan, Jumat (30/4/2021) dini hari.

Terkait surat pengunduran diri Sanusi tersebut, Subhan mengaku pihaknya belum menerima secara resmi.

"Belum diserahkan ke KPU, karena surat pengunduran diri ditujukan kepada KPU RI," jelas Subhan.

Subhan menjelaskan mekanisme pengunduran Komisioner KPU, terlebih dahulu diajukan ke KPU RI, setelah itu KPU RI akan mengeluarkan surat resmi.

"Pengunduran diri ditujukan ke KPU RI, nanti KPU RI yang menilai dan mempertimbangkannya," ungkapnya. (IMC01)