Nasional

Kerusuhan Aksi Masyarakat Papua Meluas, Bandara Sorong Dikabarkan Lumpuh

Aug 19, 2019 07:18
Masyarakat Papua yang melakukan aksi memblokir sejumlah Jalan utama di Papua Barat. (ist)
Masyarakat Papua yang melakukan aksi memblokir sejumlah Jalan utama di Papua Barat. (ist)

IMCNews.ID, Jayapura - Kerusuhan di Manokwari, Papua Barat, menjalar ke Kota Sorong. Massa merusak sejumlah fasilitas umum termasuk Bandara Domine Eduard Osok (DEO). 

Dikutip dari CNNIndonesia.com, Narsumber di Sorong melaporkan kerusuhan terjadi di Sorong mulai sekitar pukul 12.00 WIT. 

Awalnya massa menggelar aksi unjuk rasa damai memprotes insiden pengepungan di asrama mahasiswa Papua di Surabaya dan Malang. 

"Dari unjuk rasa itu, massa di sejumlah titik ternyata telah melakukan perusakan," kata sumber CNNIndonesia.com yang tak mau disebut namanya, Senin (19/8).

Aksi perusakan selanjutnya turut dilakukan massa yang berunjuk rasa di Bandara DEO. Kerusuhan di bandara terjadi sekitar pukul 15.00 WIT.

Sumber juga menyebut massa melakukan pelemparan terhadap kaca di sejumlah ruangan di bandara. Di area parkir, massa merangsek parkir. Mereka disebut merusak sejumlah kendaraan yang diparkir di sana. 

"Motor dihancurkan, ada yang dibakar juga," katanya.

Aktivitas bandara seperti dilaporkan lumpuh akibat kerusuhan tersebut. "Bandara lumpuh," kata dia.

CNNIndonesia.com telah menghubungi Corporate Secretary PT Angkasa Pura I (Persero) Israwadi, untuk mengklarifikasi situasi yang terjadi di Bandara DEO Sorong. Namun belum direspons yang bersangkutan.

Sementara itu  Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigadir Jenderal PolisiDediPrasetyo mengklaim situasi di Sorong dapat dikendalikan.

"Untuk Sorong masih ada konsentrasi masa tapi masih dapat dikendalikan," ujarnya.

Soal kerusakan di Bandara Sorong, Dedi mengaku belum mendapatkan informasi. Dia juga masih mencoba untuk mengkonfirmasi ke Polda Papua Barat.

"Belum masih saya konfirmasi dulu ke Papua Barat," tuturnya. (IMC02)