Kelebihan Produksi Ikan Patin Jambi Dibawa ke Kementrian Kekuatan dan Perikanan

Kelebihan Produksi Ikan Patin Jambi Dibawa ke Kementrian Kekuatan dan Perikanan
Rocky Chandra saat bertemu dengan pihak KKP. (ist)

IMCNews.ID, Jambi - Soal kelebihan produksi ikan Patin Jambi dibawa untuk dibahas sampai ke Kementrian Kekuatan dan Perikanan RI.

Wakil Ketua DPRD Provinsi Jambi Rocky Candra mengatakan, hal itu dilakukan untuk mencari solusi terkait kelebihan produksi ikan patin itu. 

"Kami berharap ada perhatian dari pemerintah pusat khususnya KKP, agar memberi solusi di Jambi terkait kelebihan produksi ikan patin," kata Rocky Chandra. 

Pertemuan dengan pihak KKP juga membahas upaya untuk meningkatkan benih udang ketak di daerah Tungkal, Kabupaten Tanjungjabung Barat serta permintaan bantuan kapal untuk nelayan di wilayah perairan Jambi sebanyak 30 unit.

Dalam kunjungan itu, Rocky Candra didampingi Kasubag Humas dan Protokol Sekretariat DPRD Provinsi Jambi Riki Arli. Rombongan beraudiensi dengan Direktur Usaha dan Investasi KKP Dr Catur Sarwanto didampingi Ditjen PDSPKP Indra Nurcahyo, Kasubdit Pemetaan dan Peluang Investasi Dena Nur Ambarsari serta Kasubbag Humas Ditjen PDSPKP dan Kasi Pengadaan Dit Logistik ditjen PDSPKP.

Ia juga menyampaikan aspirasi nelayan Jambi khususnya Tanjungjabung Barat yang meminta agar pihak KKP memberikan kuota ekspor udang ketak di Jambi, sehingga harga udang ketak tidak dikendalikan oleh pihak lain atau luar negeri.

"Nelayan Jambi meminta pemerintah untuk melakukan revisi Permen No 71 tentang alur penangkapan ikan dan penempatan alat penangkapan. Hal ini dapat menyebabkan nelayan di Tanjungjabung Barat sebagian tidak bisa berlayar atau menangkap ikan," katanya menjelaskan.

Rocky ikut mengharapkan ada sosialisasi kepada nelayan Jambi terkait dengan kartu Kusuka yang menjadi salah satu syarat untuk memperoleh bantuan dari KKP.

"Dengan adanya kartu Kusuka tersebut nelayan bisa mendaftar di Pusdatin dengan mendapatkan Info dari Dinas Perikanan Provinsi Jambi," ujarnya. 

Sementara itu, Direktur Usaha dan Investasi KKP, Catur Sarwanto menyambut konsultasi Wakil Ketua DPRD Provinsi Jambi. Ia berharap pertemuan tersebut dapat bermanfaat, khusus para nelayan yang ada di Provinsi Jambi.

Terkait dengan solusi atas kelebihan produksi ikan patin di Jambi, KKP menyebut telah mengalokasikan Integrated Cold Storage (ICS) di Kabupaten Kampar Riau untuk mendukung industri patin, sehingga produksi patin Jambi bisa diarahkan ke sana.

"Kegiatan ICS ini sangat mendukung sekali sektor perikanan khususnya budidaya patin," katanya. (IMC01)