Jaksa KPK Tuntut Mantan Plt Kadis PUPR Arfan 4 Tahun Penjara dan Uang Pengganti Rp2, 6 Miliar

Jaksa KPK Tuntut Mantan Plt Kadis PUPR Arfan 4 Tahun Penjara dan Uang Pengganti Rp2, 6 Miliar
Suasana sidang dengan terdakwa Arfan yang digelar secara virtual beberapa waktu lalu. (ist)

IMCNews.ID, Jambi - Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menuntut mantan Plt Kadis PUPR Provinsi Jambi, Arfan, selama 4 tahun penjara. 

Selain itu, JPU juga menuntut Arfan untuk membayar denda Rp 200 juta, subsidair 2 bulan kurungan. Tuntutan ini dibacalan oleh JPU dalam sidang di Pengadilan Tipikor Jambi, Kamis (26/11/2020). 

Menurut jaksa, Arfan telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah secara bersama-sama beberapa kali menerima gratifikasi dalam jabatannya sebagai Kabid Bina Marga 2014-2017 dan sebagai Plt Kadis PUPR 29 Agustus hingga November 2017.

Perbuatan terdakwa sebagaimana diatur dan diancam dengan Pasal 12 B Undang-Undang (UU) RI no 31 tahun 1999 tentang pemberantasan korupsi sebagaimana diubah dengan UU No 31 Tahun 1999 jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP jo Pasal 65 ayat (1) KUHP sebagaimana dakwaan kesatu.

BACA JUGA : M Juber Sebut Uang Suap Ketok Palu untuk Kegiatan

"Menuntut terdakwa dengan pidana terhadap terdakwa dengan pidana penjara selama 4 tahun, denda Rp 200 juta, subsidair 2 bulan," Kata jaksa KPK membacakan tuntutan di hadapan majelis hakim yang diketuai Yandri Roni. 

BACA JUGA : 19 Mantan Anggota DPRD Provinsi Jambi Dihadirkan untuk Cornelis CS, Termasuk Terpidana yang sudah Divonis Bersalah

Selain pidana penjara, Arfan juga dituntut dengan pidana tambahan berupa membayar uang pengganti sebesar Rp 2,6 miliar.  

"Dengan ketentuan apa bila tidak dibayar maka diganti dengan pidana penjara selama 6 bulan," katanya. (IMC01)