Hore.. Harga Sawit di Batanghari Naik

Hore.. Harga Sawit di Batanghari Naik
Bongkar muat kelapa sawit petani di ram sawit. (ist)

IMCNews.ID, Muara Bulian - Petani sawit di Batanghari tengah berbahagia karena harga jual yang naik walau tipis di tingkat petani. Kenaikan memang tak terlalu tinggi, yakni Rp 200 per kilogram dari Rp1.600 menjadi Rp1.800 per kilogram. 

“Dalam satu minggu ini harga kelapa sawit terus naik, kenaikannya berangsur,” kata Ahmadi, pemilik Ram Sawit di Batanghari, Jumat (30/102020). 

Namun kenaikan itu tak sekaligus, namun bertahap Rp50-Rp60 per kilogram dalam sepekan ini. Namun pemilik ram juga melihat kualitas buah kelapa sawit yang di jual ke ram. 

Hal itu dikarenakan buah kelapa sawit di tingkat petani jenisnya berbeda-beda. Dia menerangkan, untuk buah kelapa sawit tenera dan plasma bisa di hargai Rp1.800 per kilogram. Namun untuk buah kelapa sawit jenis dura harganya Rp1.750 per kilogram.

BACA JUGA : Naik Rp549, Harga CPO di Jambi Capai Rp 9.306

“Untuk harga kelapa sawit di tingkat petani melihat kualitas buah kelapa sawitnya, berbeda dengan kelapa sawit milik perusahaan yang notabene jenis kelapa sawitnya sama,” terangnya. 

Namun pada akhir tahun harga kelapa sawit tersebut diperkirakan akan turun. Namun turunnya harga sawit tersebut tidak begitu signifikan, berkisar Rp50 sampai Rp60 rupiah.

“Harapannya harga sawit ini terus naik, sehingga perekonomian masyarakat dapat pulih,” kata salah seorang petani sawit di Batanghari, Alfim Mustain. (IMC01)