Edi Sebut Banyak Tokoh Jalin Komunikasi dengan PDIP Jelang Pilkada

Edi Sebut Banyak Tokoh Jalin Komunikasi dengan PDIP Jelang Pilkada
Edi Purwanto bersama perwakilan dari DPP PDIP usai pelantikan pengurus DPD PDIP Provinsi Jambi, kemarin. (IMCNews.ID)

IMCNews.ID, Jambi - Ketua DPD PDIP Provinsi Jambi, Edi Purwanto mengaku sudah ada banyak tokoh yang hingga saat ini menjalin komunikasi dengan pihaknya. Baik untuk bertarung dalam Pilgub dan juga Pilkada di beberapa daerah. 

 

Edi mengaku optimis PDIP bisa memenangkan kontestasi tersebut, khususnya Pilgub mendatang. Ditambah lagi, PDIP merupakan peroleh kursi terbanyak untuk DPRD Provinsi Jambi dengan raihan 9 kursi. 

 

Untuk Pilgub, beberapa nama seperti Safrial yang merupakan kader internal PDIP, lalu Cek Endra, Alharis, dan HBA dikatakan Edi sudah menjalin komunikasi untuk dipertimbangkan. 

 

"Begitu juga dengan 5 daerah yang akan melaksanakan pilkada," ujarnya. 

 

Edi menjelaskan seperti di Tanjab Barat. Saat ini Bupati adalah kader PDIP. Ditambah lagi di Tanjab Barat PDIP merupakan partai pemenang pemilu lalu. Maka mutlak kader harus dimajukan dan harus menang. 

 

"Untuk Batanghari sendiri, kita juga punya banyak kader yang bisa dimajukan seperti Akmaluddin dan juga Arzanil. Target kita untuk Batanghari ini minimal wakil," sebutnya. 

 

Untuk Bungo sendiri pihaknya sedang merumuskan, dan sejauh ini sudah ada beberapa yang komunikasi. Begitu juga dengan Tanjab Timur yang juga masih dilihat apakah akan bersama dengan petahana saat ini atau mengambil opsi yang lain. 

 

"Karena kita juga harus realistis dengan fakta di lapangan," sebutnya. 

 

"Sungai Penuh juga sedang dirumuskan, karena daerah ini ada kekhususan politik. Nantinya akan kita butuhkan saran dan masukan dari kader hingga tingkat ranting untuk hal ini," sambungnya. 

 

Edi menegaskan, partainya membuka diri kepada siapapun yang ingin melayani masyarakat, baik eksternal maupun internal partai atau bahkan orang yang belum berpartai. 

 

"Yang jelas, ketika yang diusung oleh PDIP menang, maka akan lebih mudah mengawal program presiden dan memastikan semuanya sampai kepada masyarakat dan dirasakan oleh masyarakat," tukasnya. (*)