Jambi Terkini

Dua Balita di Tanjab Barat Positif Covid-19, Dari Cluster PetroChina

Agustus 2, 2020 05:20
Johansyah, juru bicara Penangan Covid-19 Pemprov Jambi (ist)
Johansyah, juru bicara Penangan Covid-19 Pemprov Jambi (ist)

IMCNews.ID, Jambi - Dua balita asal Tanjab Barat dinyatakan positif covid-19 pada Sabtu (1/8/2020). 

Keduanya merupakan bagian dari cluster baru, PetroChina. Johansyah, juru bicara penanganan covid-19 Provinsi Jambi mengatakan, dua balita itu berusia 1 dan 5 tahun. 

"Inisial MAH laki-laki berumur 1 tahun dan DAP laki-laki umur 5 tahun. Keduanya dari Kabupaten Tanjab Barat," ujar Johansyah.

Sementara itu, pasien terkonfirmasi positif covid-19 tambahan lainnya yakni HR (31), perempuan asal Tanjung Jabung Barat, AZ (40) laki-laki Tanjung Jabung Barat, FM (19) laki-laki Muaro Jambi dan RS (27) perempuan Muaro Jambi.

BACA JUGA : Lagi, Pasien Positif Covid-19 di Jambi Bertambah Enam

"Totalnya ada empat dari Kabupaten Tanjung Jabung Barat dan dua dari Muaro Jambi. Tiga diantaranya, memiliki riwayat erat kontak pasien cluster PetroChina," ujarnya. 

Satu pasien AZ terkontaminasi di perjalanan dan masing dilakukan screening. Sementara pasien FM memiliki riwayat kontak dengan pasien lainya. 

"Satu pasien RS memiliki riwayat perjalanan ke Bandung. Untuk dua pasien balita memiliki kontak dengan pasien positif Covid-19 cluster PetroChina," jelas Johansyah. 

Saat ini, total kasus positif Covid-19 Jambi yang mulanya 162 menjadi 168. Untuk pasien sembuh tidak bertambah, tetap 115. Pasien meninggal dunia empat orang. Total pasien Positif Covid-19 yang masih menjalani perawatan sebanyak 49 orang. 

Sempat terus mengalami pengurangan kasus positif Covid-19, Jambi dalam tiga hari terkahir terus mengalami penambahan. 

Lonjakan dimulai dari cluster PetroChina, Kemudian adanya cluster baru di Kota Jambi yang mana memiliki riwayat perjalanan ke Jakarta. 

Warga Jambi sendiri tetap diminta waspada, dan disiplin menerapkan protokol kesehatan. Selalu menggunakan masker saat berpergian keluar, dan mencuci tangan. Sosial distancing juga diimbau untuk tetap dilakukan. (IMC01)