Debit Sungai Level Tanggap Darurat, Banjir Rendam Sejumlah Desa di Batanghari

Debit Sungai Level Tanggap Darurat, Banjir Rendam Sejumlah Desa di Batanghari
Banjir yang merendam pemukiman warga di Desa Jelutih, Kecamatan Bathin XXIV, Batanghari. (ist)

IMCNews.ID, Batanghari – Masyarakat, khususnya yang bermukim di bantaran sungai Batanghari harus bersiaga. Pasalnya, saat ini, debit sungai Batanghari sudah berada di dalam level tanggap darurat.

Berdasarkan pantauan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Batanghari, Minggu (29/11/2020) kemarin, pukul 07.00 WIB, tinggi air permukaan Sungai Batanghari pada ketinggian 356 sentimeter atau tanggap darurat banjir.

“Tinggi muka air Sungai Batanghari sudah berada pada status tanggap darurat, besok (hari ini, red) akan kita naikkan dari status siaga banjir ke tanggap darurat dan ini akan kita laporkan ke Kepala Daerah,” kata Kepala Pelaksana BPBD Batanghari Syar’i.

Dijelaskan Syar’i tinggi muka air Sungai Batanghari tersebut masih berpotensi meningkat. Selain intensitas hujan di Kabupaten Batanghari yang masih cukup tinggi, intensitas hujan di daerah hulu sungai juga masih tinggi.

Pantauan BPBD Batanghari tinggi muka air Sungai Batanghari di daerah hulu sungai seperti di Kabupaten Bungo, Tebo, Sarolangun dan Kabupaten Merangin masih cukup tinggi.

Saat ini desa dan kelurahan yang berada di sepanjang aliran Sungai Batanghari sudah mulai terendam banjir akibat luapan air Sungai Batanghari tersebut. Walaupun ketinggian air di pemukiman warga masih bervariasi.

Desa dan kelurahan tersebut tersebar di Kecamatan Maro Sebo Ulu, Maro Sebo Ilir, Mersam, Batin XXIV dan Kecamatan Muara Tembesi.

Ada 86 desa dan kelurahan di Kabupaten Batanghari yang berpotensi terdampak banjir akibat luapan air Sungai Batanghari Tersebut. (IMC01)