Cerita Warga Teluk Dawan dan Teror Buaya, Sering Muncul Saat Banjir

Cerita Warga Teluk Dawan dan Teror Buaya, Sering Muncul Saat Banjir
Tim dari BKSDA saat berada di lokasi salah satu serangan buaya terhadap warga di wilayah Tanjab Timur. (ist)

IMCNews.ID, Muara Sabak - Warga Teluk Dawan, Kecamatan Muara Sabak Barat, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Provinsi Jambi terus menerus diresahkan dengan kemunculan buaya. 

Kehadiran buaya liar itu meneror warga. Bahkan, hal ini sudah berlangsung selama beberapa tahun belakangan dan membuat warga resah. 

Bahkan, serangan buaya tersebut telah menelan korban jiwa. Warga Kelurahan Teluk Dawan, Joni Iskandar mengatakan, buaya tersebut sering muncul dan menyerang warga karena lokasinya berada di dekat pemukiman.

"Buaya sering muncul saat banjir. Warga resah. Sungai itu seolah kolam buaya," katanya, Kamis (15/1/2021) malam. 

Buaya liar yang berada di sungai dekat Kantor Bupati Tanjab Timur itu diperkirakan jumlahnya mencapai puluhan. Ukurannya juga relatif besar, yaitu mulai dari 3 meter sampai 6 meter.

Selama satu dekade terakhir, konflik buaya dengan warga di daerah tersebut diketahui sudah berulang kali terjadi. Akibat kejadian itu, satu orang mengalami luka parah dan dua orang diketahui tewas diterkam buaya. 

Saat banjir melanda di daerah itu, warga selalu waspada terhadap serangan predator air tersebut. Anak-anak juga dilarang keluar dari rumah untuk menghindari hal yang tak diinginkan terjadi. 

Warga lainnya, Junaidi mengaku sudah berulang kali menyampaikan keluhan warga tersebut kepada pemerintah daerah setempat. Namun, solusi yang diberikan hanya memasang satu spanduk berukuran 120 x 100 centimeter di RT 01. Padahal, lokasi kemunculan buaya berada di banyak titik.

Kepala BKSDA Jambi, Rahmat Saleh mengaku akan menerjunkan tim ke lapangan untuk menindaklanjuti keluhan warga tersebut. Menurutnya, sungai di kawasan Teluk Dawan selama ini memang diketahui sebagai habitat dari buaya. Sebab, kondisi sungainya berawa dan berada di lahan gambut. 

"Buaya itu keluar karena sifat alaminya untuk berkembang biak atau mencari makanan," terangnya. (*) 

Sumber: kompas.com