Curcol

Candi Muaro Jambi, Aduhai Kisahnya

Mar 10, 2019 07:06
ILUSTRASI.(Istimewa)
ILUSTRASI.(Istimewa)

Ilda Adlyana

Candi Muaro Jambi yang terdapat di tanah air tercinta ini adalah salah satu tempat peninggalan purbakala terluas di Indonesia. Situs purbakala ini terletaki di kawasan Desa Muaro Jambi, Kecamatan Marosebo, Ulu Kabupaten Muaro Jambi.

Diprediksi Candi Muaro Jambi sudah berdiri kokoh pada abad ke-11 Masehi. Di mana pada saat itu masih berada di bawah masa pemerintahan Sriwijaya. Hingga saat ini candi tersebut masih utuh dan dan terawat dengan baik.

Tak hanya itu, ternyata Candi Muaro Jambi merupakan salah satu warisan budaya agama Budha yang bernilai sangat tinggi. Di mana pada bagian-bagian yang terdapat pada bangunan Candi tersebut dapat menunjukkan bahwa, zaman dulu Candi Muaro Jambi ini pernah dijadikan sebagai salah satu pusat tempat peribadatan agama Budha Tantri Mahayana di Indonesia.

Hal ini juga diperkuat dengan adanya beberapa hasil temuan benda sejarah yang terdapat pada Candi Muaro Jambi. Seperti halnya hasil reruntuhan Stupa, Arca Gajah Singh, Arca Prajinaparamita dan lain sebagainya.

Keberadaan Candi Muaro Jambi, dipertegas dengan datangnya sekelompok para Rohaniawan Budha yang berasal dari luar Negeri dan para Bhiksu asal Tiongkok yang juga datang berkunjung ke Candi Muaro Jambi pada beberapa waktu yang lalu.

Para wisatawan asing tersebut, bertujuan ingin menyaksikan secara langsung dan ingin mengenal lebih jauh tentang keberadaan dan sejarah awal mula dari Candi Muaro Jambi. Sehingga saat ini pun para wisatawan baik dari dalam maupun luar negeri juga mulai banyak yang berdatangan

Akibat semakin banyaknya para wisatawan yang datang. Pada tahun yang lalu 2012, Candi Muaro Jambi telah diresmikan oleh Presiden yakni Bapak SBY (Susilo Bambang Yudhoyono) yang mana dalam hal tersebut mengatakan bahwa, Candi Muaro Jambi dijadikan sebagai Kawasan Wisata Sejarah Terpadu (KWST) yang terdapat di Sumatera.

Tentunya berkat keberadaan Candi Muaro Jambi yang telah banyak menyedot para pengunjung (khususnya para penganut agama Budha). Pelestarian serta keamanannya harus tetap dijaga dan dilestarikan agar obyek wisata yang satu ini tetap dijadikan sebagai salah satu tujuan wisata Jambi bagi para wisatawan lokal maupun mancanegara.

Mitos Candi Muaro Jambi

Jika candi-candi lain yang ada di Indonesia mempunyai suatu mitos, maka Candi Muaro Jambi juga mempunyai mitos tersendiri, mitos ini sangat berkembang di kalangan masyarakat.

Salah satu mitos yang berkembang adalah mitos percintaan. Percaya atau tidak, jarang sekali pengunjung muda yang datang berpasangan ke candi.  Dipercaya, apabila datang dengan kekasih atau pacar, maka hubungan tersebut akan segera kandas atau putus setelah berkunjung ke Candi.

Bila pengunjung yang datang  berpasangan tetapi hanya memiliki hubungan sebagai teman, maka kemungkinan besar akan "jadian" setelah berkunjungan ke candi ini. Mitos tersebut hanya berlaku untuk suatu hubungan yang belum terikat pernikahan.

*Penulis merupakan mahasiswi program studi Pendidikan Ekonomi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Jambi