Bersama Buya Satar, CE Gempur Habis Kandang Haris

Bersama Buya Satar, CE Gempur Habis Kandang Haris
CE saat bertandang ke Pamenang. (ist)

IMCNews.ID, Bangko - Calon Gubernur Jambi nomor urut 1, Cek Endra menggempur habis kandang Al Haris di Merangin. Dia bergerilya di wilayah Pamenang, Kamis (29/10/2020) pagi. 

Tak sendiri, kandidat Gubernur yang diusung Golkar-PDIP itu didampingi KH Satar Saleh atau yang lebih dikenal Buya Satar serta Ketua Golkar Merangin, Herman Effendi. 

Desa Tanah Abang adalah lokasi pertama yang dibombardir Cek Endra. Acara berpusat di kediaman Suyanto, salah seorang tokoh masyarakat setempat.

BACA JUGA : PBB Merapat Menangkan CE-Ratu di Pilgub Jambi

Orang-orang sudah berkumpul sedari pagi. Laki-laki dan perempuan. Mereka duduk di bawah sebuah tenda, dengan berjarak 1 meter. Semuanya mengenakan masker, yang berlogo CE-Ratu.

"Yang hadir adalah tim inti pak Sukar. Mereka pernah sukses mengantar pak Sukar ke gedung DPRD. Kali ini, mereka bersiap mengantar Cek Endra menjadi gubernur," kata Suyanto.

Suyanto mempertegas warga Tanah Abang akan menyumbang suara mutlak untuk pasangan CE-Ratu.

Herman Efendi, Ketua Tim Koalisi CE-Ratu Merangin mengatakan, Pamenang merupakan salah satu basis CE-Ratu di wilayah Merangin. 

Ia optimistis, mesin partai PDIP dan Golkar akan bekerja maksimal menyumbang suara penuh untuk CE-Ratu.

"Mari rapatkan barisan. Kita antarkan Cek Endra ke kursi Gubernur,"ujarnya.

"Jika berpatokan pada suara kursi Golkar dan PDIP, insy Allah 30 persen sudah kita kantongi. Dan target kita CE-Ratu bisa menang di Merangin di angka 50 persen," imbuhnya.

Ia mengajak sesepuh Merangin untuk bahu membahu memenangkan CE-Ratu. Berpidato tanpa teks, Cek Endra mengingatkan barisan pemenangannya bahwa masa pencoblosan sudah di ambang pintu. 

Tak ada waktu lagi buat berleha-leha. Apalagi sibuk mengurusi konflik internal. Ia berharap semua tim bersatu padu memenangkan CE-Ratu.

"Mulai hari ini fokus pelototi TPS," katanya.

Ia berkomitmen akan menjadi gubernur yang membawa kemajuan dan perubahan.

"Kita harus berubah. Harus maju," ujarnya. (IMC01)