Politik

Bawaslu Sebut Ada 500 Ribu Lebih Data TMS Masuk Daftar Pemilih Sementara

September 16, 2020 12:52
Anggota Bawaslu Provinsi Jambi Fachrul Rozi. (IMCNews.ID)
Anggota Bawaslu Provinsi Jambi Fachrul Rozi. (IMCNews.ID)

IMCNews.ID, Jambi - Dalam penetapan Daftar Pemilih Sementara (DPS) oleh KPU Provinsi Jambi, Rabu (16/9/2020). KPU menetapkan jumlah DPS sebanyak 2,4 juta lebih. Bawaslu Provinsi Jambi, dalam proses pleno memberikan banyak masukkan.

Fachrul Razi mengatakan banyak masukan, diantaranya data sejumlah masyarakat yang belum di Coklit oleh KPU dan juga sekitar 500 ribu data pemilih Tidak Memenuhi Syarat (TMS) yang masuk DPS.

"Ini adalah masukan dari kali, ini demi memastikan menjaga hak pilih bagi masyarakat di Provinsi Jambi," ujarnya.

BACA JUGA : KPU Tetapkan 2,4 Juta Lebih Data Pemilih Semenjak Provinsi Jambi

Masih dikatakan Fachrul Rozi, berdasarkan hasil pengawasan, tercatat ada 65 orang (data terlampir) yang belum dilakukan pencocokan dan penelitian (coklit) di Kota Jambi, dan meminta KPU Provinsi Jambi untuk melakukan audit terkait status nama-nama tersebut.

Lalu Berdasarkan dari hasil analisis, berdasarkan rapat pleno rekapitulasi Daftar Pemilih Sementara (DPS) tingkat Kabupaten/Kota, tercatat ada 500.470 pemilih yang masuk dalam kategori Tidak Memenuh Syarat (TMS).

"Untuk itu, meminta KPU Provinsi Jambi untuk melakukan audit dan faktualisasi terkait akurasi data TMS tersebut, " Ujar Fachrul Rozi

Berdasarkan dari hasil analisis dalam formulir model A.B-KWK (Daftar Pemilih Hasil Pemutakhiran) ditemukan sebanyak 45.756 Pemilih Ganda. Untuk itu, meminta KPU Provinsi Jambi untuk melakukan audit dan faktualiasasi sehingga Daftar Pemilih Tetap (DPT) dipastikan tidak ditemukan lagi pemilih ganda.

" Kami juga merekomendasikan kepada KPU RI untuk membuka akses Pemutakhiran Data dan Daftar Pemilih kepada Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) sebagai penyelenggara Pemilu dengan tetap menaati ketentuan peraturan perundang-undangan, " Ujarnya. (IMC02)