Apasih Bedanya Kehidupan Kita Sebelumnya Dengan New Normal Ini ? Berikut Penjelasanya..

Apasih Bedanya Kehidupan Kita Sebelumnya Dengan New Normal Ini ? Berikut Penjelasanya..

*) Oleh Gustia Mega Putri

VIRUS Corona atau yang sering disebut Covid-19 yang sedang gencar-gencarnya diperbincangkan oleh setiap penjuru Negeri ini. Semakin hari semakin menunjukan peningkatan angka pasien yang terjangkit virus mematikan tersebut. Termasuk Indonesia, dimana setiap harinya menunjukkan ratusan jiwa yang positif tertular covid-19.

Hingga saat ini (Selasa, 2/06/2020) sudah memasuki angka 26.940 pasien yang positif, 7.637 sembuh dan 1.641 pasien yang dinyatakan meninggal dunia. Kasus wabah virus ini dimulai dari awal bulan Maret lalu yang membuat peningkatan semakin hari semakin meningkat hingga saat ini.

Sejak bulan Maret tersebut pemerintah menganjurkan WFH atau Work Form Home dimana warga Indonesia diwajibkan bekerja dari rumah, sekolah dari rumah, hingga perkuliahan pun juga dilakukan secara daring. Tak terlebih pula perekonomian Indonesia juga semakin termuruk dengan lamanya kasus Covid-19 yang tak berkesudahan ini.

Pandemi ini belum juga bisa dilumpuhkan, sedangkan kehidupan pun harus terus berjalan dan tidak akan bisa selamanya masyarakat hanya berdiam diri di rumah untuk mengisolasi diri. Hal itu bisa membuat ekonomi semakin runtuh industri tidak berjalan dengan baik dan bahkan banyak menimbulkan masalah lainnya. Dikarenakan belum ditemukannya vaksin yang bisa memutuskan atau memusnahkan rantai virus Covi-19 ini maka dengan New Normal inilah suatu tindakan terbaik yang akan diterapkan di Indonesia.

BACA JUGA : Peran Kampus dalam Menghadapi Wabah Covid -19

Dengan demikian, saat ini pemerintah mengajak masyarakat untuk berdamai dengan virus yang mematikan ini dengan proses New Normal atau normal yang baru.

Istilahnya New Normal ini merupakan hal baru yang perlu diketahui oleh masyarakat Indonesia.  Pemerintah mengharapkan masyarakat Indonesia bisa berdamai atau hidup berdampingan dengan Covid-19 ini. Seperti halnya yang telah dikatakan Presiden RI yakni Joko Widodo lewat akun twitter resmi miliknya:

"WHO menyatakan bahwa kita harus hidup berdampingan dengan covid-19. Mengapa? karena ada potensi bahwa virus ini tidak akan segera menghilang dan tetap ada di tengah masyarakat. Berdampingan bukan berarti menyerah tetapi menyesuaikan diri" ungkapnya.

Ungkapan ini tentu menyatakan bahwa sebelum vaksin untuk virus ini belum ditemukan, kurva peningkatan virus ini tidak bisa menurun atau kehidupan tidak bisa kembali normal seperti dulu sebelum datangnya Corona di Indonesia. Maka dengan ini pemerintah ingin mencoba mengurangi peningkatan pasien positif yang terjangkit virus Corona dengan menerapkan new normal.

Suatu saat akan ada masanya kurva menunjukkan penurunan yang sangat drastis tetapi Kemungkinan tidak bisa senormal kehidupan sebelumnya dan juga tidak menutup kemungkinan dengan new normal, virus covid-19 benar-benar menghilang. Tidak ada ruginya jika Indonesia melakukan penerapan kehidupan New Normal, karena dengan hal ini Indonesia bisa lebih bisa menerapkan kebiasaan hidup bersih dan sehat seperti selalu cuci tangan dengan sabun dan air yang pastinya dengan baik dan benar kemudian memakai masker saat keluar rumah dan menjaga jarak secara fisik.

Dengan menjalankan protokol kesehatan yang benar Inilah yang disebut dengan New Normal atau pola kehidupan yang baru.

Apa maksud dari New Normal ini? kehidupan berbeda kah? Atau kehidupan seperti apa yang dijalankan?. Inilah beberapa bentuk pertanyaan yang ditanyakan. Banyak pertanyaan dari masyarkat yang masih bingung akan kata "New Normal" Ini.

Dilansir dari kompas.com dimana Ketua Tim Pakar Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmita mengatakan, “ new normal adalah perubahan perilaku untuk tetap menjalankan aktivitas normal. Perubahan perilaku disini dimaksudkan dengan ditambahnya protokol kesehatan seperti selalu mencuci tangan, menggunakan masker kemanapun akan berpergian dan protokol kesehatan lainnya guna mencegah terjadinya penularan Covid-19 ini”.

Jadi bisa diambil kesimpulan bahwa New Normal ini merupakan kehidupan normal yang baru seperti kehidupan normal yang biasa dijalankan tetapi dengan pola hidup yang berbeda. Kemudian apa sih yang membuatnya menjadi berbeda. Sebelum adanya kasus virus Corona ini, masyrakat tentunya merasakan hal seperti, berada dikeramaian, liburan ke Luar negeri,  bersilaturahmi dengan berjabat tangan, tidak menggunakan masker saat berpergian yang mana memakai masker bukan suatu kebiasaan yang diterapkan, dan masih banyak hal lainnya.

Ketika Covid-19 datang menyerang kehidupan sekarang semua keadaan berubah dengan adanya social distancing, Work From Home dan sampai menimbulkan perekonomian Indonesia menurun. Dengan diterapkan New Normal inilah Pemerintah berharap bisa mengembalikan perekonomian Indonesia dengan menjalankan kehidupan normal seperti dulu tetapi dengan tetap menggunakan protokol kesehatan seperti sering mencuci tangan, menggunakan masker, tetap melakukan social distancing dan tidak berkerumun di keramaian agar kasus Covid-19 ini bisa dimusnahkan secepatnya.

Mari kita jaga pola hidup kita dengan protokol kesehatan yang telah dianjurkan untuk membantu garda-garda terdepan kita dalam menangani kasus Corona ini.

*) Penulis adalah mahasiswa universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin Jambi
. Tulisan ini dalam rangka memenuhi tugas KKN di tengah pandemi covid-19